Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Pramono Anung: Banjir Jakarta Tak Bisa Dilawan, Hanya Bisa Disiasati!

Redaksi Radar Kudus • Selasa, 8 Juli 2025 | 18:40 WIB

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat apel siaga banjir di Rawajati, Jakarta Selatan, Selasa (8/6).
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat apel siaga banjir di Rawajati, Jakarta Selatan, Selasa (8/6).

RADAR KUDUS - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengakui bahwa banjir di Ibu Kota tidak selalu bisa dicegah sepenuhnya.

Namun, menurutnya, upaya maksimal tetap harus dilakukan untuk mengurangi dampak buruk yang bisa ditimbulkan kepada masyarakat.

Hal tersebut ia sampaikan saat memimpin apel siaga banjir di kawasan Rawajati, Jakarta Selatan, Selasa (8/7).

Baca Juga: Pendaftaran Beasiswa DAADMasih Dibuka, Peluang Kuliah S2-S3 di Jerman Tanpa Batasan Usia

Pramono mengungkapkan bahwa musibah banjir yang terjadi sejak Minggu (6/7) membuatnya merenung tentang tantangan besar yang dihadapi pemerintah daerah.

“Melihat banjir yang terjadi kemarin, saya sampai berpikir dalam-dalam, karena faktanya banjir memang terkadang tidak bisa kita lawan,” ujarnya.

Upaya Pemprov Jakarta Fokus pada Dampak

Meski tak bisa sepenuhnya dicegah, Pramono menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta tetap berkomitmen untuk menyiasati banjir agar tidak berdampak luas terhadap warga.

“Jadi fokus kita adalah bagaimana banjir ini tidak memberikan kerugian yang besar, tidak membuat warga menderita, dan tidak sampai menimbulkan korban,” jelasnya.

Ia menambahkan, faktor-faktor penyebab banjir di Jakarta cukup kompleks, mulai dari curah hujan yang tinggi, banjir kiriman dari daerah hulu, hingga fenomena banjir rob di wilayah pesisir.

“Saya bersama Bu Ika (Kepala Dinas Sumber Daya Air), para wali kota, dan dinas-dinas terkait berupaya terus mencari solusi agar banjir ini bisa kita kendalikan dampaknya,” tambah Pramono.

Apresiasi untuk Petugas Lapangan

Dalam kesempatan tersebut, Pramono juga menyampaikan penghargaan kepada para petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) yang selama ini berada di garis depan dalam penanganan banjir.

“Saya benar-benar mengapresiasi kerja keras rekan-rekan PPSU. Saya minta semua tetap bekerja dengan sepenuh hati, dengan sungguh-sungguh, dan penuh tanggung jawab,” katanya.

62 RT Masih Tergenang

Sementara itu, hingga Selasa pagi (8/7), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 62 Rukun Tetangga (RT) di Ibu Kota masih dalam kondisi terendam banjir.

BPBD terus melakukan monitoring dan penanganan darurat di lokasi-lokasi terdampak. (Nilna Hibran)

Editor : Ali Mustofa
#pramono anung #banjir #Pemprov DKI Jakarta #gubernur DKI Jakarta