Daftar Harga BBM Terbaru Mulai 1 Juli 2025: Pertamax hingga Dexlite Naik Serempak, Ini Rinciannya di Seluruh Indonesia
Redaksi Radar Kudus• Selasa, 1 Juli 2025 | 17:22 WIB
Berikut daftar lengkap harga terbaru BBM Pertamina per 1 Juli 2025 di seluruh Indonesia setelah Pertamax naik jadi Rp12.500 per liter.
RADAR KUDUS - Mulai Senin, 1 Juli 2025, PT Pertamina resmi menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi di seluruh wilayah Indonesia.
Informasi ini disampaikan pada Senin malam (30/6/2025) dan berlaku di seluruh SPBU Pertamina.
Kenaikan harga ini berlaku untuk jenis Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Green 95, Dexlite, dan Pertamina Dex, sementara harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar tetap tidak berubah.
Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi per 1 Juli 2025 (Wilayah Jawa dan Bali)
Berdasarkan informasi resmi dari laman Pertamina:
Pertamax naik dari Rp12.100 menjadi Rp12.500 per liter
Pertamax Turbo naik dari Rp13.050 menjadi Rp13.500 per liter
Pertamax Green 95 dari Rp12.800 menjadi Rp13.250 per liter
Dexlite dari Rp12.740 menjadi Rp13.320 per liter
Pertamina Dex dari Rp13.200 menjadi Rp13.650 per liter
Sementara harga Pertalite tetap Rp10.000/liter dan Biosolar subsidi Rp6.800/liter.
Harga BBM Pertamina per Wilayah per 1 Juli 2025
Berikut rincian lengkap harga BBM terbaru di berbagai provinsi di Indonesia:
Aceh
Pertalite: Rp10.000
Pertamax: Rp12.800
Pertamax Turbo: Rp13.800
Dexlite: Rp13.610
Pertamina Dex: Rp13.950
Biosolar subsidi: Rp6.800
Free Trade Zone (FTZ) Sabang
Pertalite: Rp10.000
Pertamax: Rp11.800
Dexlite: Rp12.460
Biosolar subsidi: Rp6.800
Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu
Pertalite: Rp10.000
Pertamax: Rp12.700
Pertamax Turbo: Rp13.600
Dexlite: Rp13.290
Pertamina Dex: Rp13.800
Biosolar subsidi: Rp6.800
Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jambi, Lampung, Bangka Belitung
Pertalite: Rp10.000
Pertamax: Rp12.800
Pertamax Turbo: Rp13.800
Dexlite: Rp13.610
Pertamina Dex: Rp13.950
Biosolar subsidi: Rp6.800
Free Trade Zone (FTZ) Batam
Pertalite: Rp10.000
Pertamax: Rp12.000
Pertamax Turbo: Rp12.350
Dexlite: Rp12.640
Pertamina Dex: Rp13.000
Biosolar subsidi: Rp6.800
DKI Jakarta, Banten, Jabar, Jateng, Jatim, Yogyakarta, Bali, NTB
Pertalite: Rp10.000
Pertamax: Rp12.500
Pertamax Turbo: Rp13.500
Pertamax Green 95: Rp13.250
Dexlite: Rp13.320
Pertamina Dex: Rp13.650
Nusa Tenggara Timur (NTT)
Pertalite: Rp10.000
Pertamax: Rp12.500
Pertamax Turbo: Rp13.500
Dexlite: Rp13.320
Pertamina Dex: Rp13.650
Biosolar non-subsidi: Rp13.220
Biosolar subsidi: Rp6.800
Kalimantan Barat, Tengah, Timur, Utara
Pertalite: Rp10.000
Pertamax: Rp12.800
Pertamax Turbo: Rp13.800
Dexlite: Rp13.610
Pertamina Dex: Rp13.950
Biosolar subsidi: Rp6.800
Kalimantan Selatan
Pertalite: Rp10.000
Pertamax: Rp13.100
Pertamax Turbo: Rp14.100
Dexlite: Rp13.900
Pertamina Dex: Rp14.250
Biosolar subsidi: Rp6.800
Sulawesi (Selatan, Barat, Tenggara, Tengah, Utara), Gorontalo
Pertalite: Rp10.000
Pertamax: Rp12.800
Pertamax Turbo: Rp13.800
Dexlite: Rp13.610
Pertamina Dex: Rp13.950
Biosolar subsidi: Rp6.800
Maluku dan Maluku Utara
Pertalite: Rp10.000
Pertamax: Rp12.400
Dexlite: Rp13.610
Papua, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua Selatan
Pertalite: Rp10.000
Pertamax: Rp12.800
Dexlite: Rp13.610
Biosolar subsidi: Rp6.800
Papua Barat dan Papua Barat Daya
Pertalite: Rp10.000
Pertamax: Rp12.800
Dexlite: Rp13.610
Pertamina Dex: Rp13.950
Kenaikan harga BBM non-subsidi ini merupakan penyesuaian berkala oleh Pertamina dan berlaku seragam di sebagian besar wilayah, kecuali di kawasan Free Trade Zone yang memiliki tarif lebih rendah.
Sementara itu, harga BBM subsidi tetap stabil di angka Rp10.000 untuk Pertalite dan Rp6.800 untuk Biosolar.
Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa pembaruan harga resmi melalui situs Pertamina dan SPBU terdekat agar tidak tertipu informasi yang menyesatkan. (Labib Azka)