RADAR KUDUS – Dari pesisir utara Jawa, tepatnya Kabupaten Jepara, lahir sosok polisi yang kini dikenal sebagai penjaga etika dan profesionalisme di tubuh Kepolisian Republik Indonesia.
Dialah Kombes Pol Aris Supriyono, perwira menengah Polri yang saat ini menjabat sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Provost di Divisi Propam Mabes Polri.
Dalam dunia kepolisian yang penuh dinamika, nama Aris Supriyono menonjol bukan karena sorotan kamera atau kontroversi, melainkan lewat keteguhan, ketelitian, dan dedikasi yang konsisten sejak awal kariernya.
Aris lahir di Jepara, Jawa Tengah—kota ukir yang juga dikenal dengan semangat warganya yang disiplin dan religius.
Nilai-nilai itu tumbuh dan membentuk kepribadian Aris muda, hingga membawanya menembus seleksi Akademi Kepolisian (Akpol) dan lulus pada tahun 1996.
Ia melanjutkan pendidikan kepolisian dan kenegaraan dengan menempuh PTIK, Sespim, hingga Sespimti, serta meraih gelar Magister Ilmu Administrasi (M.Si).
Kombes Aris dikenal sebagai pribadi yang tenang, santun, dan pekerja keras.
Karakter ini menjadi modal penting dalam perjalanannya meniti karier hingga menduduki berbagai jabatan strategis di bidang pengawasan dan penegakan disiplin internal Polri.
Jalan Karier: Dari Kapolres hingga Propam Tiga Polda
Karier Kombes Aris dimulai dari lini operasional. Ia pernah menjabat sebagai Kapolres Bojonegoro di jajaran Polda Jawa Timur, sebelum kemudian dipercaya menduduki jabatan Wakil Direktur Reskrimsus Polda Jateng.
Namun panggilan jiwanya terasa lebih kuat di ranah pengawasan internal. Sejak saat itu, Aris berfokus di bidang Propam (Profesi dan Pengamanan), dengan rekam jejak luar biasa:
- Kabid Propam Polda Jateng
- Kabid Propam Polda Metro Jaya
- Kabid Propam Polda Jatim
Tiga kali menjabat Kabid Propam di Polda besar adalah capaian langka.
Ia dikenal memiliki pendekatan kepemimpinan yang tegas namun tetap berempati.
Aris kerap dianggap sebagai sosok yang mampu menjaga keseimbangan antara aturan dan sisi kemanusiaan.
Kini di posisi strategis Mabes Polri, ia dipercaya sebagai Analis Kebijakan Madya, posisi yang tak hanya memerlukan pengalaman, tapi juga ketajaman berpikir, kemampuan membaca tren pelanggaran internal, serta kecermatan menyusun kebijakan strategis.
Prestasi dan Kontribusi
Salah satu catatan penting dari sepak terjang Kombes Aris adalah inisiasinya dalam menyusun pola pengawasan berbasis data yang kini diadopsi di sejumlah wilayah.
Ia juga terlibat aktif dalam pembaruan sistem pelaporan pelanggaran etik berbasis digital, sehingga lebih cepat, transparan, dan akuntabel.
Saat menjabat Kabid Propam di Polda Metro Jaya, ia turut mendorong transformasi pendekatan humanis dalam pembinaan anggota, termasuk upaya pencegahan melalui edukasi dan pembinaan berjenjang.
“Bagi saya, penegakan disiplin bukan sekadar menghukum. Ini soal menjaga marwah institusi dan menyelamatkan anggota dari kehancuran karakter,” ungkap Aris dalam sebuah diskusi internal.
Ketekunannya yang konsisten dalam menjaga kualitas sumber daya manusia di tubuh Polri menjadi inspirasi tersendiri bagi generasi muda polisi di Indonesia.
Putra Jepara yang Membawa Nilai-Nilai Daerah ke Tingkat Nasional
Sebagai putra daerah Jepara, Kombes Pol Aris Supriyono adalah contoh nyata bahwa nilai-nilai lokal bisa menjadi fondasi kuat dalam melangkah di pentas nasional.
Ketegasan, kejujuran, kerja keras, dan kesederhanaan—nilai-nilai yang akrab dalam kultur masyarakat Jepara—tetap ia bawa meski kini berdinas di pusat markas kepolisian.
Di tengah upaya reformasi internal Polri, figur seperti Aris Supriyono menjadi penting: tenang dalam bertindak, teguh dalam prinsip, dan jernih dalam berpikir.
Ia adalah penjaga senyap yang tidak haus sorotan, tapi bekerja memastikan etika dan profesionalisme tetap menjadi napas institusi.
Profil Singkat Kombes Pol Aris Supriyono
Nama: Kombes Pol Aris Supriyono, S.I.K., M.Si
Tempat, Tanggal Lahir: Jepara, Jawa Tengah, 17 Oktober 1973
Pendidikan: Akpol 1996, PTIK, Sespim, Sespimti, Magister Ilmu Administrasi
Pangkat: Komisaris Besar Polisi
Jabatan Saat Ini: Analis Kebijakan Madya Bidang Provost, Divisi Propam Mabes Polri
Editor : Mahendra Aditya