Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Warga Kudus Sambat Jalan Boulevard Rusak Parah, Begini Kondisi di Lapangan

Abdul Rochim • Selasa, 10 Juni 2025 | 02:29 WIB

 

 

Jalan boulevard di Kudus banyak dijumpai sejumlah lubang. Kondisi ini diperparah dengan kubangan air pascahujan. (DONNY SETIYAWAN/RADAR KUDUS)
Jalan boulevard di Kudus banyak dijumpai sejumlah lubang. Kondisi ini diperparah dengan kubangan air pascahujan. (DONNY SETIYAWAN/RADAR KUDUS)

KUDUS – Warga Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, mengeluhkan kondisi Jalan Boulevard yang semakin memprihatinkan.

Akses jalan alternatif menuju Lingkar Timur itu dipenuhi lubang, genangan air, serta minim penerangan.

Kondisi ini telah dibiarkan bertahun-tahun tanpa penanganan menyeluruh, membuat warga geram.

“Sudah tiga tahun rusaknya begitu-begitu saja. Ditambal sedikit, rusak lagi. Apalagi pas musim hujan, lubangnya tertutup air, jadi sering bikin pengendara jatuh,” keluh Dedi Supriyono, 45, warga sekitar, Senin (9/6).

Ia mengaku hampir setiap malam berjaga di titik rawan kecelakaan karena prihatin melihat banyaknya korban.

Pantauan di lapangan, kerusakan jalan tampak di banyak titik. Lubang besar bertebaran di sepanjang ruas, bahkan dekat lampu merah.

Untuk mencegah kecelakaan, warga inisiatif memasang ban bekas dan kayu sebagai penanda.

“Kalau malam gelap banget. Jalan berlubang, truk-truk lewat kencang, ngeri sekali,” imbuh Dedi.

Menurut warga, kerusakan diperparah oleh lalu lintas kendaraan berat, seperti truk tronton yang melintas setiap hari.

Jalan kabupaten ini seolah luput dari perhatian, padahal menjadi jalur penting warga.

“Warga sudah sering lapor, tapi belum ada perubahan berarti. Kami tidak minta muluk-muluk, hanya ingin jalan ini aman dilewati,” kata warga lainnya, yang enggan disebut nama.

Menanggapi keluhan tersebut, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kudus, Harry Wibowo, membenarkan kondisi Jalan Boulevard yang memang memerlukan perbaikan besar.

Ia menyebut, perbaikan sementara akan tetap dilakukan, namun untuk penanganan permanen, pihaknya tengah mengusulkan anggaran ke provinsi.

“Kami sudah ajukan proposal anggaran sebesar Rp 10 miliar untuk betonisasi sepanjang 1 kilometer. Materialnya nanti pakai ACWC (Asphalt Concrete-Wearing Course),” jelas Harry.

Tak hanya itu, Dinas PUPR juga mengusulkan anggaran Rp 2 miliar untuk membenahi drainase di sepanjang jalan tersebut guna mengurangi genangan air, yang selama ini mempercepat kerusakan jalan.

Namun, warga menilai upaya itu masih terlalu jauh ke depan. Mereka mendesak adanya perbaikan nyata dalam waktu dekat.

“Kalau nunggu 2026, berapa orang lagi yang jatuh? Ini butuh solusi sekarang, bukan sekadar janji,” tegas Dedi. (*/him)

Editor : Mahendra Aditya
#dpupr kudus #infratruktur rusak #jalan rusak di kudus #jalan boulevard Kudus rusak