RADAR KUDUS - Masyarakat kembali dihebohkan dengan beredarnya tautan mencurigakan yang mengklaim sebagai jalur resmi pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2025.
Unggahan tersebut pertama kali mencuat di platform Facebook pada Selasa, 20 Mei 2025, dan langsung menyebar luas hingga memicu kekhawatiran serta kebingungan di kalangan warganet yang tengah menanti pembukaan seleksi CPNS tahun ini.
Namun, setelah ditelusuri, klaim dalam unggahan tersebut dipastikan tidak benar.
Baca Juga: Waduh! Seleksi CPNS 2025 Tak Jadi Dibuka, Ini Penjelasannya
Pemerintah belum membuka pendaftaran CPNS 2025 secara resmi. Hal ini ditegaskan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui keterangan yang dilansir dari Kompas.com, Selasa (27/5/2025).
BKN: Seleksi CPNS 2025 Masih Menunggu Keputusan Resmi
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama BKN, Vino Dita Tama, menegaskan bahwa hingga akhir Mei 2025, belum ada pengumuman resmi terkait jadwal maupun mekanisme pendaftaran CPNS tahun 2025.
Ia menyebutkan bahwa penyelenggaraan seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN), termasuk CPNS, masih menunggu keputusan final dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).
“Pemerintah saat ini masih memfokuskan upaya pada penyelesaian seleksi CASN tahun 2024, serta penataan tenaga non-ASN melalui jalur Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK),” ujar Vino.
Modus Phishing Mengintai Calon Pelamar CPNS
Tautan yang viral di media sosial tersebut diduga kuat merupakan bagian dari modus penipuan berbasis phishing.
Alih-alih mengarahkan ke situs resmi https://sscasn.bkn.go.id/, tautan tersebut membawa pengguna ke laman tidak resmi yang meminta data pribadi, seperti nama lengkap dan nomor akun Telegram aktif.
Praktik ini berpotensi digunakan untuk pencurian data dan penyalahgunaan identitas.
Baca Juga: Seleksi CPNS 2025 Tak Semua Bisa Daftar, Mentri PAN-RB: Hanya Untuk Jabatan Penting
Para ahli keamanan siber mengingatkan bahwa praktik phishing sering memanfaatkan momen besar seperti seleksi CPNS untuk menjerat korban secara massal.
Dengan memanfaatkan antusiasme dan minimnya verifikasi informasi oleh masyarakat, para pelaku menyebarkan tautan palsu yang seolah-olah berasal dari instansi resmi.
Pemerintah Imbau Masyarakat Lebih Waspada
Pihak BKN dan Kemenpan RB mengimbau masyarakat agar tidak sembarangan mengakses tautan dari sumber yang tidak jelas, serta senantiasa mengacu pada kanal informasi resmi pemerintah, seperti situs dan media sosial resmi milik BKN, Kemenpan RB, dan SSCASN.
“Jangan memberikan data pribadi ke situs yang tidak jelas asal-usulnya. Pastikan hanya menggunakan portal resmi pemerintah untuk seluruh tahapan seleksi CPNS maupun PPPK,” lanjut Vino.
Baca Juga: CEK SEKARANG! Ini 15 Formasi CPNS 2025 untuk Lulusan SMA, Lengkap dengan Gaji capai Rp 4 Juta
Sikap Kritis Hadapi Informasi di Era Digital
Kejadian ini kembali mengingatkan pentingnya literasi digital, terutama dalam memilah informasi yang beredar di media sosial.
Di tengah tingginya minat masyarakat terhadap rekrutmen CPNS, pihak-pihak tak bertanggung jawab kerap memanfaatkan situasi untuk melakukan penipuan yang menyasar data pribadi.
BKN dan Kemenpan RB pun mengingatkan bahwa pengumuman resmi pembukaan CPNS 2025 akan dilakukan secara terbuka dan serentak melalui kanal resmi pemerintah, serta akan disertai dengan jadwal, ketentuan, dan mekanisme yang sah sesuai peraturan perundang-undangan.
Baca Juga: Seleksi CPNS 2025 Tak Semuanya Bisa Daftar, Hanya Dibuka Terbatas? Ini Alasannya
Kesimpulan: Jangan Mudah Percaya, Selalu Verifikasi
Masyarakat diminta untuk tidak tergesa-gesa mempercayai informasi yang bersumber dari media sosial, terlebih yang tidak mencantumkan referensi resmi.
Tautan palsu yang beredar dengan klaim pendaftaran CPNS 2025 bukan hanya menyesatkan, tetapi juga membahayakan keamanan data pribadi.
Dengan tetap waspada dan mengandalkan sumber resmi, masyarakat dapat terhindar dari ancaman penipuan digital dan mempersiapkan diri dengan tenang untuk menyambut seleksi CPNS yang sebenarnya. (*)
Editor : Mahendra Aditya