RADAR KUDUS - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengatakan bahwa rumahnya telah dua kali dikirimi ular king kobra.
Pria yang akrab dikenal dengan sapaan Kang Dedi itu lalu menyampaikan peringatan kepada siapapun si pengirim ular tersebut.
Peringatan ini disampaikan oleh Dedi Mulyadi melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram resminya, @dedimulyadi71 dengan caption "Yth para fans sejati yang unyu-unyu."
Dalam video, ia menegaskan kembali bahwa bagi yang suka memelihara ular jenis king kobra harap untuk tidak dijadikan bahan atraksi dan bercandaan, apalagi bercanda yang berlebihan.
"Buat para penggemar, dan yang suka pelihara ular kobra, 'kan saya sudah minta. Pertama, gak boleh menjadi bahan untuk atraksi dan candaan, apalagi kamu candanya sudah berlebihan," ujar Dedi Mulyadi, dikutip dari video unggahannya tersebut.
Dedi lalu mengungkapkan, telah dua kali rumahnya dikirimi ular tersebut, sehingga ini termasuk tindakan yang berlebihan.
"Sudah kedua kalinya kamu ngirim ular king kobra ke gerbang pintu rumah saya, ya. Jangan, dong, gak boleh, ya. Nanti yang ke-tiga nya kamu apes ketangkap, lho." kata Dedi memperingatkan.
Sebagai informasi, sebelumnya Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa akan mengeluarkan surat edaran yang berisi larangan penggunaan ular dalam pertunjukan-pertunjukan atau atraksi di Jawa Barat.
Larangan ini hendak diberlakukannya karena pernah ada satu orang warga Kabupaten Sumedang bernama Abah Cobra yang kabarnya meninggal dunia setelah dipatuk ular peliharaan yang kerap digunakan dalam berbagai atraksi.
Dilansir dari sumber yang beredar, Dedi menyebutkan, telah beberapa kali terjadi suatu peristiwa pawang ular yang meninggal dunia usai diserang hewan peliharaannya yang biasa dipakai pada pertunjukan atraksi.
Editor : Mahendra Aditya