Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Bersih dan Nyaman! Berikut 4 Bandara Ramah Lingkungan di Indonesia yang Menginspirasi

Mahendra Aditya Restiawan • Selasa, 1 April 2025 | 15:27 WIB

Bandara I Gusti Ngurah Rai (Istimewa via Radar Bali)
Bandara I Gusti Ngurah Rai (Istimewa via Radar Bali)

RADAR KUDUS - Seiring dengan semakin meningkatnya kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian alam, sejumlah bandara di Indonesia kini bertransformasi menjadi fasilitas ramah lingkungan.

Tak hanya menjadi pusat transportasi udara, bandara-bandara ini juga berkomitmen untuk mendukung kelestarian lingkungan melalui berbagai inovasi hijau yang dapat menjadi contoh bagi infrastruktur lain.

Lantas, bandara mana saja yang menjadi pionir dalam konsep ini? Berikut adalah empat bandara ramah lingkungan di Indonesia yang patut dicontoh.

BANGGA:  Pelatih Persiku Kudus Jr mengantar keberangkatan Mufdi (kiri) di Bandara Ahmad Yani Semarang.
BANGGA: Pelatih Persiku Kudus Jr mengantar keberangkatan Mufdi (kiri) di Bandara Ahmad Yani Semarang.

1. Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Semarang: Ramah Lingkungan dengan Teknologi Canggih

Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani yang terletak di Semarang telah menjadi kebanggaan warga Jawa Tengah berkat penerapan konsep eco-airport.

Salah satu fitur utama yang membedakan bandara ini adalah penggunaan kaca ramah lingkungan jenis Sunergy Green.

Kaca ini berfungsi untuk memantulkan sinar matahari, sehingga membantu mengurangi beban penggunaan pendingin ruangan di area terminal.

Dengan langkah ini, Bandara Ahmad Yani berhasil mengurangi konsumsi energi secara signifikan.

Selain itu, bandara ini juga memiliki sistem pengelolaan limbah yang sangat baik. Semua jenis limbah, termasuk limbah padat dan limbah berbahaya, dikelola dengan prinsip waste management yang terpadu.

Program ini meliputi pengolahan air limbah hingga sampah bahan berbahaya dan beracun, yang pastinya mendukung kelestarian lingkungan di sekitar bandara.

2. Bandara Internasional Yogyakarta, Kulon Progo: Pemanfaatan Air Hujan sebagai Sumber Daya

Bandara Internasional Yogyakarta, yang terletak di Kulon Progo, juga merupakan salah satu bandara dengan penerapan konsep eco-airport yang patut diacungi jempol.

Salah satu inovasi ramah lingkungan yang diterapkan di sini adalah sistem pengelolaan air yang sangat cerdas.

Bandara ini memanfaatkan air hujan yang jatuh di sekitar kawasan bandara untuk digunakan sebagai sumber air alternatif.

Dengan adanya Rain Water Tank yang dipasang di berbagai titik, air hujan yang tertampung dapat digunakan untuk berbagai keperluan operasional bandara, seperti penyiraman tanaman, toilet, dan sebagainya.

Langkah ini tentu saja memberikan dampak positif terhadap penghematan air dan mengurangi ketergantungan pada sumber air tanah yang semakin terbatas.

Konsep ini menunjukkan bagaimana bandara bisa beroperasi secara efisien dan ramah lingkungan tanpa mengorbankan kenyamanan pengguna.

3. Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali: Mengandalkan Energi Terbarukan

Bali, sebagai destinasi wisata yang terkenal akan keindahan alamnya, juga memiliki bandara yang mengusung konsep ramah lingkungan.

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Bali mengimplementasikan penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk memenuhi sebagian besar kebutuhan energi di bandara.

Dengan memasang panel surya di atap terminal, bandara ini berhasil mengurangi ketergantungan pada energi fosil yang berdampak pada emisi karbon.

Selain itu, bandara ini juga dilengkapi dengan peralatan hemat energi yang digunakan untuk operasional sehari-hari, termasuk sistem pencahayaan yang mengurangi pemborosan energi.

Upaya ini menjadikan Bandara I Gusti Ngurah Rai sebagai contoh nyata dari integrasi energi terbarukan dalam fasilitas transportasi udara.

4. Bandara Internasional Banyuwangi, Banyuwangi: Tanpa AC, Ramah Lingkungan, dan Nyaman

Bandara Internasional Banyuwangi, yang sebelumnya dikenal dengan nama Bandara Blimbingsari, bukan hanya dikenal berkat desain arsitekturnya yang menawan, tetapi juga karena penerapan prinsip ramah lingkungan yang sangat kental.

Bandara ini bahkan berhasil masuk dalam daftar 20 besar bandara dengan arsitektur terbaik di ajang Aga Khan Awards for Architecture pada tahun 2022.

Keunikan dari Bandara Banyuwangi terletak pada penggunaan sistem udara alami untuk pendinginan, yang menghilangkan kebutuhan akan pendingin udara (AC) di dalam terminal. Sistem ini memanfaatkan aliran udara alami yang optimal untuk menjaga suhu ruangan tetap sejuk.

Di sekitar bandara juga terdapat banyak tanaman hijau yang menambah kesejukan serta menciptakan suasana yang asri.

Selain itu, bandara ini juga dilengkapi dengan sunroof untuk pencahayaan alami di siang hari.

Pengelolaan air juga menjadi perhatian utama di bandara ini. Mereka memanfaatkan kolam-kolam air hujan yang dipasang di sekitar toilet untuk konservasi air.

Langkah ini menunjukkan bagaimana Bandara Banyuwangi memadukan desain ramah lingkungan dengan kebutuhan operasional, menghasilkan tempat yang nyaman dan lestari.

Kesimpulan: Bandara Ramah Lingkungan sebagai Model Keberlanjutan

Keempat bandara ini menunjukkan bagaimana sektor transportasi udara di Indonesia mulai beradaptasi dengan tuntutan global untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Dengan penerapan berbagai teknologi hijau dan pengelolaan sumber daya alam yang bijak, mereka tidak hanya memberikan kenyamanan bagi pengunjung, tetapi juga berkontribusi pada pengurangan jejak karbon dan penggunaan sumber daya alam yang lebih efisien.

Inovasi-inovasi yang diterapkan di bandara-bandara ini memberikan inspirasi bahwa masa depan infrastruktur transportasi yang ramah lingkungan bukanlah sesuatu yang mustahil, melainkan sebuah langkah yang wajib diambil demi masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Kini, tidak hanya para penumpang yang merasa nyaman dan aman, namun mereka juga turut merasakan manfaat dari keberlanjutan yang dibawa oleh konsep-konsep ramah lingkungan yang ada di setiap sudut bandara. (*)

Editor : Mahendra Aditya
#Bandara Ramah Lingkungan #bandara halim perdanakusuma #tips hindari kepadatan di bandara #Polsek KP3 Bandara #Mantan Petinju WBC Selamatkan Sandera di Bandara Kazakhstan #Avsec Bandara Sentani #Bandara di pasirpengaraian #Bandara YIA Kulon Progo #Bandara Internasional Banyuwangi #37 Bandara #Bandara John Becker #makelar lahan Bandara Perintis #Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang #PT Angkasa Pura Indonesia Cabang Bandara Pattimura #Bandara Internasional Minangkabau #Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai #Bandara Mahulu #bandara soekarno hatta #Bandara Minangkabau #Bandara Internasional Yogyakarta #tarif jasa bandara #Bandara APT Pranoto #bandara almaty penyanderaan #Program rebalancing bandara #Jalan alternatif Bandara Singkawang #Bandara Jerman #Bandara IKN 2028 #Lonjakan penumpang bandara #akses Bandara Singkawang