RADAR KUDUS - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menggelar promo spesial bertajuk "Silaturahmi Tak Harus Tunggu Idul Fitri" sebagai wujud antisipasi terhadap tingginya permintaan mudik Lebaran.
Program ini menawarkan diskon 25 persen untuk tiket kereta api pada periode 7 hingga 17 Maret 2025.
Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengungkapkan bahwa promo ini berlaku untuk 72 perjalanan kereta api di wilayah Daop 6 Yogyakarta.
Baca Juga: 17 LINK Resmi Pendaftaran Mudik Gratis Lebaran 2025, Pemerintah Hingga Perusahaan Swasta
“Tiket dengan harga diskon dapat dibeli mulai tanggal 7 hingga 17 Maret 2025 melalui seluruh kanal penjualan resmi KAI,” ujar Feni.
Pembagian Promo Berdasarkan Hari
Promo ini terbagi menjadi dua kategori. Diskon 25 persen akan berlaku untuk perjalanan kereta api, kecuali pada hari Jumat.
Sementara itu, kategori kedua juga memberikan diskon 25 persen, namun berlaku kecuali hari Minggu.
Feni menambahkan bahwa promo ini merupakan apresiasi kepada pelanggan setia KAI dan mengajak masyarakat untuk merencanakan perjalanan mudik lebih awal dengan harga yang lebih terjangkau.
“Harapannya, masyarakat bisa menikmati perjalanan mudik yang lebih nyaman dan hemat, serta dapat bersilaturahmi lebih awal tanpa menunggu Idul Fitri,” kata Feni.
Ketentuan dan Pembatalan Tiket Promo
Namun, terdapat beberapa ketentuan yang perlu diperhatikan. Tiket dengan tarif promo ini tidak berlaku untuk tarif khusus dan tidak bisa digabungkan dengan diskon atau reduksi lainnya.
Selain itu, tiket yang dibeli dengan diskon 25 persen dapat dibatalkan atau diubah jadwal selama alokasi tiket dan tarif diskon masih tersedia.
Promo ini tidak berlaku untuk kelas Luxury, Compartment, Priority, Imperial, Panoramic, serta kereta wisata lainnya.
Baca Juga: 14 LINK Resmi Pendaftaran Mudik Gratis Lebaran 2025 dari BUMN, Pemerintah Hingga Perusahaan Swasta
Kereta Api yang Mendapatkan Diskon
Berikut adalah daftar kereta api di wilayah Daop 6 Yogyakarta yang mendapatkan diskon 25 persen, dengan ketentuan promo tidak berlaku pada hari Jumat atau Minggu:
Editor : Mahendra Aditya