Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Mengenal Sosok dan Profil Prof Brian Yuliarto Mendiktisaintek yang Baru

Fairus Salsabila Zahro • Kamis, 20 Februari 2025 | 20:15 WIB
Mendiktisaintek RI, Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D (Foto : Tangkapan layar unggahan IG @kemdiktisaintek.ri)
Mendiktisaintek RI, Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D (Foto : Tangkapan layar unggahan IG @kemdiktisaintek.ri)

RADAR KUDUS - Rabu (19/2/2025) kemarin di Istana Negara, Jakarta, Brian Yuliarto telah resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menggantikan posisi Satryo Soemantri Brodjonegoro.

Brian merupakan guru besar Teknologi Industri di Institut Teknologi Bandung (ITB) dan dipercaya menjadi Wakil Rektor di Bidang Riset dan Inovasi ITB untuk tahun 2025-2029. 

Baca Juga: Muncul Isu Reshuffle Kabinet, Mendiktisaintek Satryo Soemantri Brodjonegoro Akan Diganti?

Brian memperoleh gelar profesor di usia 43 tahun.

Setelah menempuh pendidikan S1 Jurusan Teknik Fisika ITB, serta pendidikan S2 dan S3 jurusan Quantum Engineering and System Science Department di University of Tokyo, Prof Brian memulai langkah karier sebagai seorang akademisi sejak tahun 2006 lalu.

Dia fokus di bidang material nano untuk aplikasi sensor serta energi.

Brian Yuliarto juga pernah menduduki jabatan sebagai Dekan Fakultas Teknologi Industri di ITB pada tahun 2020-2024, Visiting Professor di University of Tsukuba, Jepang pada tahun 2021 sampai sekarang, serta Kepala Pusat Penelitian Nanosains dan Nanoteknologi ITB pada periode tahun 2018-2020. 

Brian sempat terlibat dalam sejumlah proyek penelitian serta kerja sama dengan berbagai institusi internasional, misalnya UC Berkeley di AS, Queensland University, dan lain-lain.

Selain itu, dosen dan peneliti Prof. Brian ini memiliki beberapa prestasi cemerlang sepanjang ia menjadi seorang akademisi.

Antara lain yaitu penerima Habibie Prize tahun 2024 di bidang Ilmu Rekayasa, masuk dalam  World's Top 2% Scientist  versi Stanford University pada Tahun 2022, hingga menjadi peneliti terbaik ITB tahun 2021.

Editor : Noor Syafaatul Udhma
#Brian Yuliarto #Mendiktisaintek