RADAR KUDUS - Kisruh antara Agus Salim, korban penyiraman air keras dengan Pratiwi Noviyanthi masih panas. Usai ditolak berobat menggunakan BPJS, Pratiwi Noviyanthi mencoba berkomunikasi dengan Agus. Namun tidak dibalas. Agus ungkap masih kecewa dengan Novi.
Kendati demikian, Novi masih mencoba berkomunikasi dan tidak akan melaporkan Agus ke polisi meski dirinya sudah dilaporkan polisi oleh Agus dengan tuduhan pencemaran nama baik.
Sebelumnya, Agus Salim berseteru dengan Pratiwi Noviyanthi. Awalnya pihak Novi menduga pihak keluarga Agus Salim menyalahgunaan uang donasi Rp 1,5 miliar.
Novi menduga uang donasi tersebut dibagi-bagikan ke keluarga.
Novi juga kecewa karena setelah mendapatkan uang donasi, Agus masih berobat menggunakan BPJS Kesehatan.
Karena dugaan itu membuat Novi meminta agar uang donasi dikelola oleh yayasan yang diketui Novi atas persetujuan bersama. Yang awalnya Rp 1.5 miliar dikembalikan Rp 1.3 miliar.
Padahal uang itu tidak digunakan untuk kebutuhan pengobatan Agus tetapi diduga disalahgunakan.
RS Tolak Pengobatan Agus Salim Menggunakan BPJS Kesehatan
Pihak rumah sakit tempat berobat Agus menolak pengobatan Agus Salim. Pihak rumah sakit mengaku BPJS Kesehatan memang tak menanggung pengobatan karena penganiayaan atau kejahatan.
"Untuk kasusnya Agus Salim, sesuai dengan Perpres No. 59 Tahun 2024 bahwa untuk kasus penganiayaan, kecelakaan, tindakan terorisme, dan lain-lain tidak dijamin oleh JKN," kata petugas di RSCM.
Karena ada Perpres tersebut, Agus Salim tidak dapat jaminan JKN. Sehingga bila ingin berobat harus menggunakan biaya pribadi.
Agus Minta Uang Donasi ke Pratiwi Noviyanthi
Selama ini Novi sudah mencoba berkomunikasi dengan Agus. Namun Agus tidak merespon dengan alasan masih kecewa. Tetapi Agus meminta Novi untuk mengirim uang donasi.
"Agus nituh uang untuk pengobatan," kata Agus.
Agus mengaku akan transparan dengan uang donasi tersebut. Sehingga ketika uang donasi tersebut ditransfer, maka dirinya akan memberikan bukti kepada Novi secara rutin. Dengan demikian tidak ada alasan bagi Novi untuk menahan uang tersebut.
Namun Novi mengatakan, uang yang dikelola yayasan akan tetap untuk pengobatan Agus. Pihaknya tidak akan menggunakan uang tersebut. Pihak yayasan hanya akan mengelola untuk kebutuhan pengobatan Agus Salim
Editor : Noor Syafaatul Udhma