Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Tangis Novi Pecah setelah Dilaporkan ke Polisi oleh  Agus Salim, Korban Penyiraman Air Keras: Kami Berjuang Niat Bantu Orang Malah Diserang

Noor Syafaatul Udhma • Selasa, 22 Oktober 2024 | 22:15 WIB
MENANGIS: Pratiwi Noviyanthi atau Novi yang membantu Agus Salim, korban penyiraman air keras kini dipolisikan Agus.
MENANGIS: Pratiwi Noviyanthi atau Novi yang membantu Agus Salim, korban penyiraman air keras kini dipolisikan Agus.

RADAR KUDUS – Kasus Agus Salim, korban penyiraman air keras yang diduga menyalahgunakan uang donasi sebesar Rp 1,5 miliar masih viral. Uang donasi yang seharusnya untuk pengobatan mata diduga dibagi-bagikan ke keluarganya.

Agus Melaporkan Novi ke Polisi dengan Tuduhan Pencemaran Nama Baik

Agus Salim melaporkan Novi ke polisi dengan tuduhan pencemaran nama baik. Pelaporan itu didampingi pengacaranya Farhat Abbas.

Dalam keterangannya, Agus mengaku sakit hati dan kecewa dengan Novi karena telah menuduhnya menyalahgunakan uang tersebut.

Tangis Novi Pecah Mengetahui Dirinya Dipolisikan Agus

Novi tak kuasa menahan air mata saat menceritakan perjuangannya membantu Agus Salim agar bisa sembuh kepada Denny Sumargo dalam podcast pada 21 Oktober 2024. 

Dia menangis dan mengungkapkan kecewaannya terhadap Agus usai dilaporkan.

Dia mengaku, orang yang sejak awal berjuang membantu Agus Salim hingga mendapatkan donasi miliaran. Namun ujung-ujungnya, dia dilaporkan.

“Kita berjuang niat bantuk untuk orang di luar sana. Saya punya anak asuh, merawat ODGJ. Saya gak diapresiasi gak masalah. Saya pakai uang pribadi kok bisa-bisanya saya yang ngebantu dari awal, tapi sekarang posisi saya yang diserang,” kata Novi di podcast Denny Sumargo sambil berlinang air mata.

Kendati demikian, Novi mengaku tidak takut dilaporkan Agus Salim ke polisi. Sebab Novi merasa apa yang dia lakukan benar.

Namun yang membuatnya sedih yakni Agus menudingnya kejam.

“Saya nangis bukan karena saya takut, gak saya gak takut karena saya benar. Saya sedih bisa-bisanya kita pedulu sama Mas Agus, kita bela-belain begini buat Mas Agus bukan buat pribadi saya,” katanya

Dia kecewa dengan kata-kata Agus Salim yang bilang dirinya jahat dan kejam. “Kok jahat banget yang ngebully. Lha kan yang bully bukan saya. Yang bully kan netizen. Saya enggak ngolok-ngolok,” kata Novi.

Dia mengaku tidak menjatuhkan keluarga siapa pun. Dia bicara sesuai fakta yang ada. “Saya hanya mau semuanya transparan. Saya lebih cenderung kecewa atas ucapan Mas Agus,” papar Novi.

Uang Donasi Rp 1,5 Miliar Diduga Disalahgunakan

Belas selesai kasus penyiraman air keras, kini muncul kasus baru. Uang donasi yang diinisiasi Pratiwi Noviyanti, influencer dan aktivis sosial diduga disalahgunakan.

Padahal sejak awal, Novi, sapaan akrabnya yang membantu penggalangan dana hingga terkumpul Rp 1,5 miliar. Informasi yang diterima Novi justru Rp 500 juta.

Novi pun kecewa dengan kebohongan pihak keluarga Agus Salim. Dia merasa tidak dilibatkan lagi setelah menerima uang Rp 1,5 miliar.

Uang Diduga Diselewengkan Istri Agus Salim

Novi menerima informasi bahwa uang tersebut diduga diselewengkan oleh Elmi, istri Agus Salim.

“Awal mulanya, saya minta tolong update. Karena open donasi personal itu tidak boleh. Jadi dibantu oleh yayasan kami. Jadi ada namanya monitoring, meski donasi itu masuk langsung ke rekening Mas Agus,” kata Novi.

Saat itu Novi diberitahu bahwa uang donasi yang masuk sebanyak Rp 500 juta. Namun belakangan diketahui  yang diterima mencapai Rp 1,5 miliar.

Info yang Beredar Istri Agus Tetap Menggunakan BPJS, meski Sudah Ada Donasi

Dalam video di akun TikTok @novi.pny, Novi pengungkapkan bahwa istri Agus berencana menggunakan BPJS untuk pengobatan, meski sudah menerima donasi.

Bagi Novi itu tidak sesuai dengan peruntukan adanya penggalangan dana. Sebab penggalangan dana ini dilakukan agar Agus segera tertangani dan bisa dioperasi. Terlebih keluarga Agus sempat kecewa dengan pelayanan BPJS yang dinilai lambat. Namun keluarga Agus tetap menggunakan BPJS setelah menerima donasi Rp 1,5 miliar.

“Kok bisa dia dapat miliran tapi masih berharap dengan BPJS dikarenakan video yang aku up waktu itu,” kata Novi.

Dia mempertanyakan alasan penggunakan BPJS padahal dana yang terkumpul seharusnya cukup untuk operasi.

“Kontrol aja masih pakai BPJS. Terakhir kontrol. Sedangkan duitnya gede banget. Miliaran guys,” katanya.

Novi menyebut bahwa dana yang diterima sebesar Rp 1,5 miliar. Agus Salim seharusnya bisa segera menjalani operasi dan membuka usaha untuk masa depannya.

“Satu setengah miliar itu bisa buat Mas Agus operasi dengan cepat. Dia bisa beli mobil bekas untuk bolak balik ke rumah sakit supaya tidak naik grab. Terus bisa bikin usaha yang gak perlu effort. Bisa bikin kontrakan supaya incomenya pasti,” katanya.

Novi Ingin Keluarga Agus Salim Transparan karena Donasi Ini dari Masyarakat

Novi menegaskan bahwa dia sangat kecewa dengan sikap dari Agus dan keluarga. Yang dia inginkan hanya transparansi terkait penggunaan dana.

Sebab dana tersebut dari masyarakat. Novi yang merupakan inisator dan penggelang donasi mengaku memiliki beban dan tanggungjawab kepada donator. Karena sejak awal dirinya mengatakan donasi ini untuk kesembuhan mata Agus yang terkena air keras. Selain itu, pihak yayasan ingin agar Agus dan keluarga transparan terkait pengeluaran.  

Editor : Noor Syafaatul Udhma
#air keras #Agus Salim Disiram Air Keras #Denny Sumargo Dipolisikan #Denny Sumargo dihujat #denny sumargo #pratiwi novianthi #pratiwi noviyanthi #denny sumargo diblokir #denny sumargo diperiksa polisi #jakarta #disiram air keras #cengkareng #agus salim #jakarta barat