RADAR KUDUS - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) terus memperkuat loyalitas pelanggan terhadap produk unggulannya melalui program penghargaan "Merdeka NPK Pelangi" yang diberikan kepada para distributor terpilih berdasarkan penjualan selama bulan Agustus 2024.
Program ini bertujuan untuk mendorong distributor meningkatkan produktivitas dan memenuhi kebutuhan pupuk nonsubsidi bagi para petani.
Direktur Utama Pupuk Kaltim, Budi Wahju Soesilo, mengungkapkan bahwa penghargaan tersebut diberikan dalam bentuk logam mulia kepada distributor yang berhasil menjual NPK Pelangi dengan minimal pembelian 5 ton dan kelipatannya.
Sebanyak 20 distributor dari berbagai wilayah, seperti Kalimantan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Jawa Timur, hingga Nusa Tenggara Barat, berhasil meraih penghargaan ini.
“Penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi para distributor untuk lebih aktif memenuhi kebutuhan petani dengan produk berkualitas dari Pupuk Kaltim, sehingga sektor pertanian dapat berkembang lebih optimal,” ujar Soesilo, Senin (14/10).
Program ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi atas performa penjualan yang unggul, namun juga diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan produktivitas para distributor.
Dengan jaringan pemasaran ritel yang luas di seluruh Indonesia, Pupuk Kaltim memastikan bahwa petani dapat dengan mudah mengakses produk nonsubsidi, khususnya NPK Pelangi.
Selama program berlangsung, terlihat antusiasme tinggi dari para distributor dengan adanya peningkatan pembelian yang signifikan di beberapa wilayah.
Hal ini menandakan bahwa kebutuhan petani terhadap pupuk berkualitas seperti NPK Pelangi sangat besar, dan distributor berhasil memanfaatkan momentum tersebut.
“Melalui program ini, Pupuk Kaltim berkomitmen untuk terus mendukung sektor pertanian nasional melalui inovasi produk pupuk berkualitas,” tambah Soesilo.
Keberhasilan program ini tidak hanya dilihat dari jumlah distributor yang mendapatkan penghargaan, namun juga dari peningkatan penjualan NPK Pelangi secara keseluruhan.
Pupuk Kaltim juga berencana memperluas cakupan program serupa di masa mendatang, guna memacu partisipasi lebih banyak distributor serta meningkatkan kualitas layanan bagi para mitra.
Suriadi, salah satu distributor penerima penghargaan dari PT Raja Putra Perkasa di Sulawesi Selatan, mengapresiasi program ini. Ia mengungkapkan bahwa program Merdeka NPK Pelangi memotivasi pihaknya untuk lebih giat dalam memenuhi kebutuhan petani di wilayahnya.
"Terima kasih kepada Pupuk Kaltim yang terus mendukung sinergi dengan para distributor. Kami semakin termotivasi untuk meningkatkan penjualan NPK Pelangi dan membantu petani di daerah," ujar Suriadi.
Suriadi juga menyebutkan bahwa produk NPK Pelangi telah terbukti meningkatkan produktivitas berbagai komoditas pertanian. Sebagai contoh, pada komoditas jagung di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, hasil panen meningkat hingga 63,3 persen, mencapai 9,8 ton/Ha.
Peningkatan serupa juga terjadi pada komoditas cabai di Bombana, Sulawesi Tenggara, dengan kenaikan hasil panen sebesar 57,5 persen.
"Dengan bukti nyata ini, petani semakin percaya pada kualitas produk Pupuk Kaltim, terutama NPK Pelangi, yang mampu mendorong produktivitas pertanian di berbagai daerah," tutup Suriadi.
Pupuk Kaltim berkomitmen untuk terus meningkatkan sinergi dengan distributor demi mendukung pertumbuhan sektor pertanian dan bisnis para mitra. (*)
Editor : Abdul Rokhim