Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Bayar 750 Tapi Gagal Jadi Polisi, Warga Lubuklinggau Laporkan Oknum Polisi, Begini Kasusnya

Abdul Rokhim • Selasa, 8 Oktober 2024 | 22:56 WIB
BUKTI: Warga Lubuklinggau laporkan oknum polisi usai ditipu Rp750 juta.
BUKTI: Warga Lubuklinggau laporkan oknum polisi usai ditipu Rp750 juta.

RADAR KUDUS – Kasus penipuan yang melibatkan oknum polisi kembali mencuat dan menarik perhatian netizen Indonesia.

Melalui unggahan akun Instagram @undercover.id, seorang wanita bernama Yuliana warba Lubuklinggau, Sumatera Selatan mengaku menjadi korban penipuan oleh Brigadir JW, anggota Sat Sabhara Polres Muratara.

Brigadir JW menjanjikan anak Yuliana bisa lulus seleksi Polisi Republik Indonesia (Polri) dengan syarat membayar biaya sebesar Rp 750 juta.

Anak Yuliana sebelumnya telah mengikuti seleksi Polri, namun tidak lulus pada bulan Juli lalu.

Dalam usaha mewujudkan cita-cita anaknya, Yuliana terpaksa mengambil pinjaman dari bank untuk memenuhi permintaan Brigadir JW.

“Dari saat itu kami mulai DP di Rp 20 juta, dua hari kemudian dia minta tambah Rp 30 juta, dan seterusnya sampai Rp 750 juta. Itu mulai dari tanggal 7 Juli sampai 17 Juli 2024,” jelas Yuliana, seperti dilansir dari urban.id.

Namun, setelah pembayaran dilakukan, Brigadir JW menghilang dan sudah absen dari tugasnya selama satu bulan.

Merasa ditipu, Yuliana melaporkan kasus ini ke Polda Sumatra Selatan dan Polres Muratara.

Kasi Propam Polres Muratara, Iptu Fauzi, membenarkan adanya laporan tersebut.

“Laporan sudah ditindaklanjuti di Polda Sumsel. Sudah lebih dari sebulan yang bersangkutan tidak masuk,” katanya.

Kisah Yuliana juga memicu beragam reaksi di media sosial.

Beberapa netizen menunjukkan empati, sementara yang lain mengecam tindakan Yuliana dan menyebutnya sebagai tindakan penyuapan.

Komentar-komentar tersebut mencerminkan beragam pandangan tentang situasi yang dihadapi Yuliana. Salah satu netizen mengkritik, “Lolos diam diri, gagal lapor polisi, salah sendiri pake uang,” sementara yang lain berpendapat, “Analoginya sama kaya orang beli narkoba, udah transfer, tapi barang ga dikirim-kirim.”

Hingga saat ini, unggahan tersebut telah disukai lebih dari 5.686 kali, mendapatkan 1.102 komentar, dan dibagikan sebanyak 165 kali.

Kasus ini menambah daftar panjang masalah terkait integritas anggota kepolisian, yang seharusnya menjadi pelindung masyarakat.

Masyarakat kini berharap agar pihak berwenang menangani kasus ini dengan serius agar keadilan dapat ditegakkan.

Editor : Abdul Rokhim
#oknum polisi #penipuan #Bayar rp 750 juta #Lubuklinggau #viral