Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Viral, Calon Wakil Bupati Petahana Maros Sulawesi Selatan, Suhartina Bohari Positif Narkoba Jenis Sabu, Lho Kok Bisa?

Noor Syafaatul Udhma • Senin, 23 September 2024 | 05:44 WIB
Suhartina Bohari
Suhartina Bohari

RADAR KUDUS – Calon Wakil Bupati petahana Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan, Suhartina Bohari positif menggunakan narkoba jenis metamfetamin atau sabu. Hal ini diketahui saat pemeriksaan calon kepala daerah.

Ketua Tim Pemeriksaan Narkotika Pilkada Sulawesi Selatan 2024 Sudarianto mengatakan dalam tes pemeriksaan yang diikuti 140 orang, satu orang dinyatakan positif menggunakan narkoba.

Yang postif calon wakil bupati Maros Suhartina, katanya.

Baca Juga: Jadi Tren dan Disukai Anak Muda untuk Update Berita, Apa Itu Homeless Media?

Suhartina diketahui bakal calon wakil bupati petahana yang dipasangkan dengan Chaidir Syam.

Dalam tahapan tes pemeriksaan yang dihadiri KPU, Suhartina dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) untuk mengikuti Pilkada 2024.

Suhartina saat ini digantikan oleh Kadis PUTRPP Maros yakni Meutazim Ansyur.

Baca Juga: Riset: Anak Muda Lebih Suka Baca Berita dari Medsos Ketimbang Portal Media Resmi

Koordinator Rehabilitas BNN Sulawesi Selatan Sudarianto mengatakan proses pemeriksaan yang dilakukan Suhartina lebih dari 3 kali, semuanya hasilnya positif.

Hal ini dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) BNN, pemeriksaan juga dilakukan ke pusat laboratorium BNN Makassar. Hasilnya tetap positif.

Baca Juga: Viral! Karyawan 26 tahun di India Meninggal Dunia Diduga Gegara Kelelahan, Kok Bisa?

Dia menjelaskan laboratorium BNN ini dapat mendeteksi dapat mengurai hasil yang dikonsumsi obat batul. “Nanti bisa menujkkan obat batuk apa yang dikonsumsi. Begitu juga dengan onat tidur,” katanya.

Sudarianto mengatakan, tes urine itu hanya berkisar 5 hari. Jika lebih dari 10 hari tidak akan terdeteksi lagi.

Selain itu juga mencakup trunkoba dapat melaporkan dirinya ke BNN untuk program rehabilitasi untuk pemulihan narkoba.

Suhartina mengatakan, sebelum melakukan tes, dia mengonsumsi obat tidur dan obat flu.

Editor : Noor Syafaatul Udhma
#Pilkada Maros #positif narkoba dan viral #Suhartina Bohari #Pilkada Maros 2024 #Maros Makassar #sulawesi selatan