RADAR KUDUS – Hingga kini, polisi masih mengejar ketiga pelaku pembunuhan sopir travel di Desa Telang, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel).
Identitas ketiga pelaku mulai terkuak setelah adanya rekaman CCTV yang beredar menunjukkan salah seorang penumpang yang dibawa korban, rekaman e-TLE yang memperlihatkan mobil korban melintas di jalan raya, hingga manifes tiket ketiga pelaku yang tiba dari Batam ke Jambi sebelum bertemu korban.
Baca Juga: Kabar Baik! Pengumuman Hasil Administrasi CPNS BKKBN 2024 Diumumkan, Ini Linknya
Sebagai informasi, korban tewas bernama Matnur (48) asal Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Sopir travel itu ditemukan dengan kondisi wajah terikat lakban sekitar pukul 10.00 WIB, Rabu (11/9/2024), oleh warga sekitar yang akan memancing di dekat tempat pembakaran sampah.
Teman korban seprofesi menceritakan kepada media bahwa Matnur sempat menjemput 3 penumpang gelap sebelum dikabarkan hilang.
Baca Juga: Simak! Ini Penyebab Anda Belum Menerima Pengumuman Hasil Administrasi CPNS 2024
Dalam perjalanan mengantar 3 penumpang itu, Matnur juga mendapat satu penumpang dari pesantren sehingga total mereka berempat.
Namun, tiga orang penumpang mencurigakan tersebut meminta korban untuk mengantarkan satu penumpang anak pesantren tersebut terlebih dahulu.
Baca Juga: Duh, Yogyakarta Diguncang Gempa Susulan Sebanyak 296 Kali, Potensi Megathrust? Ini Penjelasan BMKG
Setelah mengantarkan penumpan anak pesantren itu, korban sudah tidak bisa dihubungi. Korban membawa Fortuner 2012 warna putih.
Tiga penumpang mencurigakan itu antara lain: HS, warga Tulang Bawang, Lampung, lalu AT, warga Jambi dan ketiga yakni AI, warga Bayung Lencir, Sumatera Selatan.
Baca Juga: Sambut Maulid Nabi Muhammad SAW, Solo dan Yogyakarta Kompak Gelar Sekaten, Apa Itu?
Ketiganya kini masih buron.
Rekaman CCTV yang memperlihatkan salah satu wajah pelaku juga sempat beredar di media sosial.
Dalam rekaman itu, wajah terduga pelaku tertangkap sedang berjalan setelah mampir ke kamar mandi Masjid Kuala Tungkal untuk kencing.
Baca Juga: FK Undip Semarang Minta Maaf, Akui Ada Bullying di PPDS Anestesi
“Orang-orang jaman sekarang gampang banget ya ngebunuh, setiap hari selalu ada aja berita kayak gini,” tulis akun @gojien*** merespon berita tersebut.
“Sadis banget ya, semoga pelakunya cepat ketemu,” tulis akun @adamsyah****.
Sementara itu, dengan kondisi kendaraan korban yang hilang Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jambi Kombes Pol Andri Ananta Yudhistira menyatakan kasus ini masuk kategori perampasan atau perampokan.
Editor : Abdul Rokhim