Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Gerhana Bulan Sebagian 17-18 September 2024: Waktu dan Wilayah yang Bisa Menyaksikan Fenomena Langit Ini

Mahendra Aditya Restiawan • Selasa, 17 September 2024 | 02:40 WIB
Ilustrasi gerhana bulan. (BMKG)
Ilustrasi gerhana bulan. (BMKG)

RADAR KUDUS - Pada pertengahan September 2024, langit akan dihiasi oleh fenomena alam yang memukau, yaitu Gerhana Bulan Sebagian.

Tidak hanya itu, fenomena ini juga akan bersamaan dengan Supermoon yang membuat Bulan tampak lebih besar dari biasanya.

Gerhana ini akan menjadi momen yang sangat ditunggu-tunggu oleh para pengamat langit di berbagai belahan dunia.

Berikut adalah rangkuman poin-poin penting terkait Gerhana Bulan Sebagian 17-18 September 2024.

Supermoon yang Menyertai Gerhana

Bulan purnama di bulan September 2024 akan menjadi Supermoon, yaitu purnama yang terjadi ketika Bulan berada di titik terdekatnya dengan Bumi, yang disebut perigee.

Pada saat ini, Bulan akan tampak sedikit lebih besar dari biasanya, meskipun perbedaannya mungkin sulit dilihat dengan mata telanjang oleh sebagian besar orang.

Supermoon ini adalah yang kedua dari empat supermoon berturut-turut pada tahun 2024, setelah Blue Moon pada Agustus lalu.

Di negara-negara Barat, purnama di bulan September dikenal sebagai Harvest Moon, purnama yang terjadi mendekati musim panen.

Proses Terjadinya Gerhana Bulan

Gerhana Bulan terjadi ketika Bumi berada di antara Matahari dan Bulan, sehingga bayangan Bumi jatuh pada Bulan.

Gerhana ini menjadi bukti sederhana tentang bentuk Bumi yang bulat karena bayangan yang terbentuk pada Bulan terlihat melengkung.

Untuk Gerhana Bulan pada 17-18 September 2024, hanya sebagian Bulan yang akan melewati bagian gelap bayangan Bumi, yang disebut umbra, sehingga menciptakan Gerhana Bulan Sebagian.

Fenomena ini berbeda dari gerhana total yang menutupi seluruh Bulan, karena hanya bagian atas Bulan yang akan terlihat gelap.

Penampakan Gerhana Bulan Sebagian

Gerhana Bulan Sebagian pada tanggal 17-18 September 2024 akan memberikan efek visual menarik bagi para pengamat.

Pada puncak gerhana, bagian atas Bulan akan tampak gelap seperti ada "gigitan" yang diambil dari cakram Bulan.

Sebagian besar Bulan akan tetap berada di penumbra, bagian yang lebih terang dari bayangan Bumi.

Penumbra ini akan membuat Bulan tampak kemerahan dan sedikit berbintik.

Pengamat yang menggunakan teleskop atau teropong akan melihat kontras menarik pada permukaan Bulan, terutama di kawah dan fitur lainnya yang tampak lebih jelas selama gerhana.

Waktu Terjadinya Gerhana

Waktu pengamatan Gerhana Bulan Sebagian ini akan berbeda tergantung lokasi pengamat.

Gerhana dimulai pada pukul 20:41 EDT pada 17 September 2024, atau pukul 01:41 GMT pada 18 September 2024.

Puncak gerhana, di mana "gigitan" di Bulan akan paling terlihat, akan terjadi pada pukul 22:44 EDT atau 03:44 GMT pada 18 September 2024.

Sayangnya, fenomena ini tidak akan bisa dinikmati di wilayah Indonesia.

Namun, sebagian besar Amerika Utara, Amerika Selatan, Eropa, dan Afrika (kecuali bagian timur) akan dapat menyaksikan gerhana ini dengan jelas.

Wilayah yang Bisa Menyaksikan Gerhana

Gerhana Bulan Sebagian 17-18 September akan terlihat di wilayah:

Bagi yang berada di wilayah-wilayah ini, gerhana akan menjadi pengalaman visual yang menarik, terutama jika kondisi cuaca mendukung.

Fenomena Gerhana di Tahun 2024

Tahun 2024 dipenuhi dengan berbagai fenomena gerhana. Berikut adalah daftar lengkap gerhana yang terjadi tahun ini:

Gerhana Bulan Penumbra pada 24-25 Maret 2024, terlihat di Eropa, Asia Utara/Timur, Australia, Afrika, Amerika Utara, dan Amerika Selatan.

Gerhana Matahari Total pada 8 April 2024, terlihat di Eropa Barat, Amerika Utara, Amerika Selatan, Samudera Pasifik, Atlantik, dan Arktik.

Gerhana Bulan Sebagian pada 17-18 September 2024, terlihat di Eropa, Asia, Afrika, Amerika Utara, Amerika Selatan, dan wilayah samudra.

Gerhana Matahari Cincin pada 2 Oktober 2024, terlihat di Amerika Utara, Amerika Selatan, Samudera Pasifik, Atlantik, dan Antartika.

Kesimpulan

Fenomena Gerhana Bulan Sebagian yang akan terjadi pada 17-18 September 2024 adalah salah satu dari empat gerhana yang akan terjadi di tahun ini.

Gerhana ini akan memberikan pemandangan langit yang indah, terutama karena bertepatan dengan Supermoon.

Meskipun Indonesia tidak dapat menyaksikan fenomena ini, pengamat langit di berbagai wilayah dunia akan memiliki kesempatan untuk menikmati pemandangan Bulan yang unik dan menakjubkan.

Editor : Ali Mustofa
#gerhana bulan #gerhana bulan sebagian #Gerhana Bulan Sebagian 17 dan 18 September 2024 #bulan #fenomena langit #Gerhana bulan 2024