RADAR KUDUS – Seorang pria berinisial FR (44) di Kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan kedapatan menganiaya seorang anak kecil berinisial SR (10).
FR yang merupakan pamannya itu menganiaya SR dengan menendang, memukul, dan menginjak hingga membakar SR.
Video penganiayaan itu viral dan kini dirinya telah berurusan dengan pihak kepolisian.
FR diamankan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Bulukumba usai videonya menganiaya bocah viral di medsos.
Dari video itu terlihat FR yang mengenakan baju hijau berulangkali memukul, menendang, menginjak SR.
SR yang masih bocah dan merupakan anak yatim itu terdengar mengatakan “ampun, ampun” kepada FR namun FR yang merupakan pamannya itu tidak merespon dan terus melakukan penganiayaan.
Kanit PPA Polres Bulukumba Aiptu Akhmad Kahar mengatakan, korban merupakan warga Kecamatan Rilau Ale Kabupaten Bulukumba.
Kata Akhmad, korban saat ini masih berstatus pelajar dan sementara duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Rilau Ale. Korban juga telah mendapatkan pendampingan dan perlindungan dari pihak berwenang.
Mirisnya, kejadian tersebut berlangsung di rumah korban sendiri di Kecamatan Rilau Ale, Minggu (8/9/2024) sekitar pukul 17.00 Wita.
FR juga diketahui merupakan paman korban dan hidup bertetangga dengan korban di Kecamatan Riau Ale.
Baca Juga: UPDATE! Harga Pangan Hari Ini, Cabai Melonjak-Minyak Turun, Ini Harganya
Pihaknya mengaku penangkapan pelaku didasarkan dari laporan dugaan tindak pidana penganiayaan korban anak dibawah umur, yang dilaporkan oleh ibu korban sendiri.
“Untuk motif, terduga pelaku melakukan kekerasan itu, karena bermaksud memberikan pelajaran kepada korban yang sering mengambil uang milik neneknya tanpa izin,” jelasnya.
Sementara itu, di media sosial video penganiayaan tersebut masih beredar. Banyak netizen mengecam tindakan pria tersebut.
“Anaknya mencuri karena apa? Sering melihat contoh orang sekitar atau memang dia gak dapet cukup uang untuk beli jajan atau makan? Kadang kita harus lihat kenapa anak sekecil itu bisa berperilaku seperti itu, Anak gak bisa tiba-tiba lahir dan tumbuh berbuat jahat,” tulis akun @luvhe** di Twitter/X.
Editor : Abdul Rokhim