Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Anak Ketum PKB Cak Imin Ikut Aksi Tolak Revisi UU Pilkada, Sebut Dirinya hanya Masyarakat Sipil Biasa

Nibros Hassani • Sabtu, 24 Agustus 2024 | 01:25 WIB
Foto: Instagram @rahmaarrr
Foto: Instagram @rahmaarrr

RADAR KUDUS - Rahma Arifa, anak kedua dari Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin ikut dalam aksi menolak revisi UU Pilkada yang ramai dilakukan sejak Rabu (21/8/2024).

Aksi itu mendapat perhatian dari Netizen apalagi Rara--panggilan akrabnya adalah anak dari Ketum Parpol yang bergabung dengan kabinet pemerintahan saat ini.

Keikutsertaan Rara dalam penolakan revisi UU Pilkada ini juga diketahui dari Instastorynya yang diunggah Kamis (22/8/2024).

Baca Juga: Terbaru! Pengesahan RUU Pilkada Dibatalkan, Tetap Pakai Putusan MK, Ini Penjelasnnya

Dalam postingan itu, Rara menulis keterangan:

"Menolak kebijakan-kebijakan jelek, menolak kinerja DPR yang serampangan, dan akar utamanya: menolak monopoli kekuasaan yang mengobok-obok independensi partai politik melalui adu domba yang membabi buta. lawan sampai ke akarnya," tulis Rara.

Keikutsertaan Rara dalam penolakan ini juga turut dipuji oleh netizen.

Disebutkan oleh netizen di media sosial bahwa, "tidak banyak anak pejabat berkuasa yang mau ikut membela rakyat".

Dalam komentar di media sosial, Rara yang saat ini berprofesi sebagai jurnalis menilai kondisi politik saat ini tengah di-adu domba secara membabi buta.

"Aku membela partai politik yang sedang diganggu oleh mereka yang ada di pucuk kekuasaan," tulis Rara melalui akunnya @rahmaarrr.

Selain itu, ia mengaku bisa memahami alasan atas apa yang Ayahnya telah lakukan. Rara juga meyebut dirinya masyarakat sipil biasa.

Instastory yang dipasang Rara pada Kamis (22/8/2024)
Instastory yang dipasang Rara pada Kamis (22/8/2024)

 

 

"Aku bisa memahami beban dan alasan kenapa ayahku harus melakukan apa yang ia lakukan. Aku masyarakat sipil biasa. Jadi turun adalah caraku melawan dan membantu ayahku. Dia tau juga aku turun," tulis Rara.

Editor : Ali Mustofa
#viral di medsos #darurat demokrasi #partai politik #DPR #kekuasaan #Rahma arifa #masyarakat sipil #muhaimin iskandar #media sosial #rakyat #uu pilkada #rara anak cak imin #Garuda biru #netizen #pkb