Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Google Doodle Hari Ini Tampilkan Rendang, Makanan Nomor 1 Paling Lezat di Dunia

Zakarias Fariury • Rabu, 21 Agustus 2024 | 14:53 WIB
Rendang Jadi Google Doodle Hari Ini, Rabu 21 Agustus 2024
Rendang Jadi Google Doodle Hari Ini, Rabu 21 Agustus 2024

RADAR KUDUS - Hari ini, Rabu (21/8), Google memberikan penghargaan khusus kepada salah satu kuliner legendaris Indonesia, rendang, dengan menjadikan tema Google Doodle.

Pengguna yang mengakses mesin pencari Google dari Indonesia akan disambut dengan ilustrasi rendang, makanan khas Tanah Minang yang dikenal karena cita rasanya yang kaya dan proses pembuatannya yang memakan waktu lama.

Rendang, atau dalam bahasa Minangkabau dikenal sebagai randang, adalah hidangan berbahan dasar daging yang dimasak dengan suhu rendah dalam waktu yang sangat lama, menggunakan beragam rempah-rempah dan santan.

Proses memasak rendang bisa memakan waktu berjam-jam, biasanya sekitar empat jam atau lebih, hingga daging menjadi berwarna hitam pekat dan kering.

Meski demikian, hasil akhir yang dihasilkan adalah potongan daging yang kaya akan rasa dan aroma.

Baca Juga: Kabar Baik! Hak Siar Liga Serie A Bakal Masuk ke Indonesia, Kapan?

Uniknya, rendang memiliki daya tahan yang luar biasa—dapat bertahan hingga berminggu-minggu dalam suhu ruangan.

Kepopuleran rendang tidak hanya terbatas di Indonesia. Pada tahun 2011, rendang berhasil menduduki peringkat pertama dalam daftar World's 50 Most Delicious Foods (50 Hidangan Terlezat di Dunia) versi CNN International.

Bahkan, pada tahun 2018, rendang secara resmi ditetapkan sebagai salah satu dari lima hidangan nasional Indonesia, menegaskan pernyataan sebagai kuliner yang diakui secara internasional.

Rendang memiliki makna yang mendalam dalam budaya masyarakat Minangkabau.

Bukan sekadar hidangan, rendang juga menyimpan filosofi yang mencerminkan nilai-nilai penting dalam kehidupan sosial masyarakat Minang.

Baca Juga: Catat Baik-Baik, 50 Formasi CPNS Kabupaten Kudus, Apa Saja?

Empat bahan pokok dalam rendang melambangkan keutuhan masyarakat Minangkabau: daging sapi (daging) melambangkan niniak mamak (para pemimpin suku adat), kelapa (karambia) melambangkan cadiak pandai (kaum intelektual), cabai (lado) melambangkan alim ulama yang tegas dalam mengajarkan agama syariat , dan bumbu-bumbu lainnya melambangkan seluruh masyarakat Minangkabau.

Dalam tradisi Minangkabau, rendang adalah hidangan yang wajib dihadirkan dalam berbagai perayaan adat, seperti upacara adat, kenduri, dan penyambutan tamu kehormatan.

Lebih dari sekadar makanan, rendang adalah simbol persatuan dan kebersamaan yang erat kaitannya dengan budaya dan identitas masyarakat Minang.

Rendang juga memiliki tempat istimewa dalam tradisi Melayu di berbagai wilayah seperti Riau, Jambi, Bengkulu, Palembang, Lampung, Medan, dan Semenanjung Malaya.

Di sana, rendang disajikan dalam berbagai acara penting, termasuk khitanan, ulang tahun, pernikahan, barzanji, dan perayaan keagamaan seperti Idul Fitri dan Idul Adha.

Keunikan rendang terletak pada variasi rasa dan penyajiannya yang berbeda-beda sesuai dengan daerah dan tangan yang memasaknya.

Ini menjadikan rendang sebagai kuliner yang kaya akan khazanah, dengan kelezatan yang menggugah selera dan dapat dinikmati di berbagai penjuru dunia.

Pemilihan rendang sebagai tema Google Doodle hari ini juga memiliki makna tersendiri.

Tanggal 21 Agustus mengingatkan pada momen penting tiga tahun lalu, di mana rendang menjadi pusat perhatian dunia melalui acara "Virtual Memasak Rendang Sedunia."

Baca Juga: Jadi Ancaman Serius! Berikut Daftar Wilayah di Indonesia yang Berpotensi Terkena Dampak Gempa Megatrust Menurut BMKG

Acara ini merupakan bagian dari upaya mencatatkan rendang sebagai Warisan Budaya Dunia dari Sumatera Barat, Indonesia, ke UNESCO.

Acara tersebut juga menandai peningkatan status rendang, yang sebelumnya telah diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia dari Sumatera Barat pada tahun 2013 oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Seperti biasa, Google Doodle yang menampilkan rendang hari ini juga menyediakan berbagai artikel terkait yang dapat diakses dengan mengklik ilustrasi tersebut.

Salah satu yang menarik adalah berbagai resep olahan rendang, yang menunjukkan betapa kaya dan beragamnya hidangan ini, serta bagaimana rendang telah berkembang dan beradaptasi di berbagai wilayah, tanpa kehilangan esensi aslinya. (ury)

Editor : Noor Syafaatul Udhma
#Google Doodle #Google Doodel Hari Ini #apa itu google doodle #rendang