Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kenaikan Gaji PNS Tahun 2025 Dilakukan Secara Bertahap, Begini Penjelasan Kemenkeu

Zakarias Fariury • Sabtu, 17 Agustus 2024 | 12:34 WIB
Sumber: Instagram @jokowi
Sumber: Instagram @jokowi

RADAR KUDUS - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengonfirmasi bahwa keputusan mengenai kenaikan gaji aparatur sipil negara (ASN) akan diumumkan oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu, Isa Rachmatawarta, yang menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan produktivitas ASN, termasuk anggota TNI dan Polri.

"Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025 telah kami siapkan, termasuk penyesuaian gaji ASN. Namun, sesuai kesepakatan antara Presiden Joko Widodo dan Presiden terpilih Prabowo, keputusan ini akan diserahkan kepada presiden baru," ujar Isa saat ditemui di Gedung DPR-MPR, Jumat (16/8/2024).

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo tidak mengumumkan kenaikan gaji ASN seperti yang biasa dilakukan.

Padahal, kenaikan tersebut telah dipastikan akan terjadi pada 2025. Namun, karena akan ada pergantian pemerintahan, pengumuman kenaikan gaji ASN akan menjadi tanggung jawab Presiden terpilih Prabowo Subianto.

"Pengumuman kenaikan gaji akan dilakukan oleh Pak Prabowo," ungkap Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa.

Suharso juga menambahkan bahwa RAPBN 2025 akan difokuskan pada pelaksanaan program-program unggulan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Terdapat delapan program utama yang telah masuk dalam postur RAPBN 2025, termasuk program makan bergizi gratis serta kenaikan gaji bagi ASN, yang mencakup PNS dan PPPK.

"Rencana kerja pemerintah untuk tahun 2025 telah disesuaikan dengan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang diperkenalkan oleh Presiden dan Wakil Presiden terpilih," kata Suharso dalam konferensi pers di Kantor Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta.

Salah satu program yang dijelaskan adalah alokasi anggaran sebesar Rp 71 triliun untuk menyediakan makanan bergizi gratis bagi 15,42 juta anak sekolah di 514 kabupaten/kota.

Selain itu, pemerintah juga akan fokus pada peningkatan kesejahteraan ASN, terutama bagi guru, dosen, tenaga kesehatan, penyuluh, serta anggota TNI dan Polri.

Baca Juga: Simak! Ini Formasi CPNS 2024 untuk Lulusan SMA Sederajat Lengkap dengan Gajinya

"Peningkatan gaji akan dilakukan secara bertahap untuk memastikan kesejahteraan ASN, terutama di sektor pendidikan dan kesehatan," jelas Suharso.

Selain itu, pemerintah juga merencanakan program peningkatan produktivitas lahan pertanian dan lumbung pangan dengan luas mencapai 50-80 ribu hektare.

Program lainnya mencakup pemeriksaan kesehatan gratis, penanganan kasus TBC, pembangunan empat sekolah unggulan di IKN, NTT, Sulut, dan Maluku Utara, serta renovasi 90.000 ruang kelas.

"Pemerintah juga akan melanjutkan dan memperluas program Kartu Kesejahteraan Sosial serta Kartu Usaha, dengan target menghapus kemiskinan absolut yang saat ini berada di angka 0,8% menjadi 0% pada tahun depan," tambahnya.

Ke depan, program pembangunan infrastruktur desa dan penyediaan rumah dengan sanitasi yang baik juga akan menjadi prioritas.

Selain itu, optimalisasi penerimaan negara akan terus ditingkatkan sebagai bagian dari rencana kerja pemerintah pada 2025.

"Seluruh program ini telah disesuaikan dengan Program Hasil Terbaik Cepat yang diusung oleh Presiden dan Wakil Presiden terpilih," pungkas Suharso. (ury)

Editor : Abdul Rokhim
#gaji pns 2025 #gaji pns #PNS #kenaikan gaji PNS 2025 #kenaikan gaji PNS