RADAR KUDUS - Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak menyinggung soal kenaikan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam Pidato Pengantar Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025 dan Nota Keuangan yang disampaikan di Gedung DPR/MPR, Jumat (16/8).
Padahal, isu kenaikan gaji PNS tahun depan sempat ramai diperbincangkan belakangan ini.
Dalam pidatonya, Jokowi lebih banyak membahas berbagai alokasi anggaran yang difokuskan pada infrastruktur, pendidikan, dan transfer ke daerah.
Salah satu anggaran yang mendapat perhatian adalah untuk pembangunan infrastruktur, yang dianggarkan sebesar Rp400,3 triliun.
"Anggaran tersebut terutama akan digunakan untuk infrastruktur pendidikan dan kesehatan, infrastruktur konektivitas, infrastruktur pangan dan energi, serta untuk mendukung keberlanjutan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN)," jelas Jokowi.
Selain itu, anggaran pendidikan mendapatkan alokasi yang cukup besar, yakni Rp722,6 triliun.
Anggaran ini direncanakan untuk berbagai program seperti peningkatan gizi anak sekolah, renovasi sekolah, dan pengembangan sekolah unggulan.
Jokowi juga menekankan pentingnya perluasan program beasiswa, pemajuan kebudayaan, penguatan perguruan tinggi kelas dunia, serta pengembangan riset.
Tak hanya itu, anggaran transfer ke daerah juga mendapat porsi yang signifikan, direncanakan sebesar Rp919,9 triliun.
Jokowi menegaskan bahwa anggaran ini bertujuan untuk meningkatkan sinergi kebijakan fiskal antara pusat dan daerah, harmonisasi belanja, serta untuk mengurangi kesenjangan antardaerah.
"Transfer ke daerah diharapkan bisa memperkokoh kerja sama antar-daerah, serta dapat memperkuat akses dan kualitas pelayanan publik.
Namun, peningkatan PAD juga harus tetap harus memperhatikan iklim investasi, kemudahan berusaha, dan kesejahteraan masyarakat," tambahnya.
Baca Juga: Pendaftaran CPNS 2024 Resmi Dibuka, Ini Link Pendaftaran dan Formasinya
Baca Juga: 8 Tips Lolos Tes CPNS 2024, Lengkap dengan Informasi Tes dan Link Pendaftaran
Dengan demikian, meskipun isu kenaikan gaji PNS sempat ramai diperbincangkan, fokus utama Jokowi dalam pidato ini adalah pada anggaran infrastruktur, pendidikan, dan sinergi fiskal pusat-daerah tanpa memberikan kepastian mengenai kenaikan gaji PNS untuk tahun 2025. (ury)
Editor : Abdul Rokhim