Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Dokter PPDS Undip Semarang Tewas Bunuh Diri, Begini Respon PB IDI

Nibros Hassani • Jumat, 16 Agustus 2024 | 16:58 WIB
Ketua Umum PB IDI Mohammad Adib Khumaidi. Foto Instagram @makhumaidi @ikatandokterindonesia
Ketua Umum PB IDI Mohammad Adib Khumaidi. Foto Instagram @makhumaidi @ikatandokterindonesia

RADAR KUDUS – Pengurus Besar (PB) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) angkat bicara setelah kasus bunuh diri yang dilakukan seorang dokter yang tengah menjalani Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang mencuat.

PB IDI menilai penting adanya dukungan kesehatan mental selama pendidikan berlangsung.

Melansir dari Jawapos.com, PB IDI mendorong pembentukan Pusat Trauma dan evaluasi kesehatan mental secara berkala terhadap mahasiswa yang sedang menjalani Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS).

Baca Juga: Beban Kerja PPDS ‘Normal’ 18 jam per Hari, Sejawat Dokter: Risiko Human Error Gede, Apa Gak Membahayakan Pasien?

"Kami mendorong pembentukan Pusat Trauma dan evaluasi kesehatan mental secara berkala untuk memastikan bahwa mahasiswa yang sedang menjalani pendidikan kedokteran dan spesialis menerima perawatan dan dukungan yang diperlukan," jelas Ketua Umum PB IDI Dr dr. Moh. Adib Khumaidi, SpOT, dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (15/8).

Pihaknya juga menyatakan, IDI menghormati proses penyelidikan yang masih berlangsung oleh aparat yang berwenang terhadap penyebab bunuh diri yang dilakukan mahasiswi Undip tersebut.

Baca Juga: VIRAL Anggota Paskibraka Nasional yang Copot Jilbab Beramai-Ramai saat Pengukuhan, Ini Tanggapan Sekjen PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti

Karena menurutnya dengan bekerja sama, pihaknya bisa membantu dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan lebih mendukung bagi mahasiswa yang sedang menjalani pendidikan kedokteran dan spesialis.

Selain itu, ia juga meminta agar masyarakat tidak membuat spekulasi apa pun tentang penyebab insiden tersebut hingga penyelidikan selesai.

Baca Juga: Daftar 18 Nama Anggota Paskibraka Nasional yang Harus Copot Jilbab saat Pengukuhan beserta Asal Provinsi

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menerbitkan surat tentang pemberhentian sementara kegiatan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anastesi Universitas Diponegoro (Undip) di RSUP Kariadi.

Hal ini terkait dengan kasus dugaan bunuh diri yang dilakukan mahasiswi Undip karena  dugaan bullying.

Baca Juga: Begini Tanggapan Kepala BPIP Yudian Wahyudi Terkait Pelepasan Jilbab para Paskibraka Nasional saat Prosesi Pengukuhan

Korban, yang merupakan dokter di RSUD Kardinah Tegal ditemukan bunuh diri pada Senin (12/8/2024) di kamar kos nya di Jalan Lempongsari Raya,Kelurahan Lempongsari, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang sekitar pukul 23.00.

Editor : Abdul Rokhim
#viral di medsos #pb idi #semarang #dokter bunuh diri #FK Undip #rsup kariadi