RADAR KUDUS – Polemik pencopotan jilbab para anggota Paskibraka Pusat tengah ramai menjadi perbincangan di media sosial.
Masalah ini mencuat ketika para anggota Paskibraka tampak tidak ada yang berjilbab saat acara pengukuhan pada Selasa (13/8/2024).
Padahal, sejak latihan hingga gladi kotor para anggota paskibraka tersebut dikirim oleh perwakilan provinsi dalam kondisi berjilbab.
Sebelumnya mereka juga mengunggah foto latihan menggunakan jilbab.
Baca Juga: Kejaksaan RI Buka 9.694 Formasi CPNS 2024 untuk Lulusan S1, D3, dan SMA, Ini Rinciannya
Perwakilan Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Pusat yang turut berbicara mengenai hal ini pun melayangkan protes kepada pihak yang bertanggungjawab, yakni Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Termasuk yang paling ramai adalah foto perwakilan Paskibraka Aceh.
Saat latihan dan gladi kotor terlihat anggota paskibraka tersebut masih mengenakan Jilbab.
Namun pada saat pengukuhan ia tampak melepas jilbabnya.
Dari pernyataan yang tersebar di media, perwakilan PPI Aceh dan beberapa provinsi lain pun turut protes.
Dalam pernyataannya kepada media, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo mengakui masih menantikan konfirmasi dari BPIP.
Usai kabar pencopotan jilbab ini mencuat, banyak netizen berkomentar dalam beberapa postingan akun media sosial resmi BPIP (@bpipri).
“Pas pelatihan pakai hijab. Tapi pas di pengukuhan dipaksa membuka hijab. Bukankah negara menjamin setiap warganya untuk melaksanakan atau mengamalkan sesuai dengan ajaran agama dan kepercayaannya masing-masing?”, tulis akun @muhammadfik**** dalam postingan BPIP.
“BPIP tolong jawab isu terkait wajib melepas hijab bagi wakil-wakil Paskibraka yanglolos nasional??” tulis akun @hello****.
Mantan petugas Paskibraka, perwakilan dari Aceh Lisya Nur Rahmi turut menanggapi isu tersebut. Menurutnya, hal tersebut sangat disayangkan.
“Bener sedih sih aku. Kita Paskibraka dari Aceh selalu pakai Hijab. Kecuali dulu banget tahun 1990an. Dulu di tahun aku karantina aja, yang pakai hijab banyak banget," ungkapnya melalui InstaStory.
"Aceh, Padang, Maluku Utara, Kalsel dan beberapa lagi. Dan semua sangat didukung oleh PPI yang melatih kami pada saat itu. Sangat-sangat disayangkan ini Paskibraka Nasional 2024 malah diminta buka hijab selama bertugas,” lanjutnya.
Editor : Ali Mustofa