Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Sosok dan Profil Bahlil Lahadalia, Senior HMI Loyalis Jokowi Sekaligus Kandidat Kuat Calon Ketum Golkar Pasca Airlangga Lengser

Achmad Ulil Albab • Selasa, 13 Agustus 2024 | 22:22 WIB
Bahlil Lahadalia (kiri)
Bahlil Lahadalia (kiri)

JAKARTA – Nama Bahlil Lahadalia disebut sebagai kandidat kuat Ketua Umum Partai Golkar, pasca Airlangga Hartarto mengundurkan diri.

Pria yang menjabat sebagai Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal sejak 2021 ini merupakan sosok yang sangat dekat dengan Presiden Jokowi.

Bahlil bisa dikatakan sebagai loyalisnya Jokowi.

Selain itu Bahlil juga dikenal sebagai seorang senior di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) bahkan pernah menjabat sebagai bendahara umum pimpinan nasional HMI.

Bahlil Lahadalia lahir di Banda, Maluku pada 7 Agustus 1976. Pendidikan tingginya ditempuh di di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura, Papua.

Kedekatan Bahlil dengan Presiden Jokowi mulai terlihat saat keduanya bertemu pada Musyawarah Nasional HIPMI XVI, Jakarta, pada Senin (16/9/2019).

Saat itu, Bahlil mendukung Jokwi dan Ma'ruf Amin itu untuk maju ke pemilihan presiden (Pilpres) 2019 putaran kedua.

Bahkan, Bahlil tergabung dalam tim kampanye nasional Jokowi-Ma'ruf dan menduduki posisi sebagai Direktur Penggalangan Pemilih Muda.

Dari kedekatan sejak lama itulah Jokowi mempercayakan posisi Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal kepada Bahlil.

Selain dekat dengan Jokowi, Bahlil juga terbilang dekat dengan Prabowo. Saat kampanye pada pilpres 2024 lalu.

Bahlil juga tampak sibuk dan sangat aktif berkampanye untuk Prabowo – Gibran, termasuk berkampanye kelanjutan pemerintahan yang sudah dimulai oleh Jokowi.

Kans Bahlil untuk menjadi Ketua Umum Golkar terbilang cukup besar, apalagi dengan kedekatannya Bersama Jokowi, besar kemungkinan Bahlil di-endors untuk menjadi ketua umum.

Terlebih saat Airlangga Hartarto menjadi ketua umum Golkar juga disebut ada “bantuan” dari Presiden Jokowi, seperti yang diungkapkan M. Qodari, seorang pengamat sekaligus peneliti politik terkemuka di Indonesia dalam sebuah podcast di Total Politik (12/8) malam.

Pesaing Bahlil untuk menjadi Ketua Umum Golkar antara lain adalah Agus Gumiwang, dan Bambang Soesatyo. (aua)

Editor : Ali Mustofa
#Arlangga Hartanto #prabowo #gibran #papua #maluku #hmi #pilpres #golkar #jokowi #bahlil lahadalia