Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Rapat Perdana di IKN, Jokowi Pamer Capaian Investasi Rp 56,2 triliun

Nibros Hassani • Senin, 12 Agustus 2024 | 21:47 WIB
Presiden Jokowi. Sumber: Youtube Sekretariat Presiden RI.
Presiden Jokowi. Sumber: Youtube Sekretariat Presiden RI.

RADAR KUDUS – Selain menyebut kualitas udara di Ibukota Negara Nusantara (IKN), Presiden Joko Widodo (Jokowi) memaparkan capaian investasinya. Total sudah ada Rp 56,2 triliun investasi yang masuk.

Hal ini disampaikan Jokowi saat Rapat Perdana di Ibukota Negara Nusantara (IKN) pada Senin (12/8/2024).

Melansir dari Youtube Sekretariat Presiden RI, Jokowi menyebut investasi yang masuk ke IKN sudah ada total Rp 56,2 triliun.

Baca Juga: Usai Mundur dari Ketum Golkar, Airlangga Pamer Foto di IKN, Pertanda Apa?

Baca Juga: Viral! Cerita Netizen Diteror usai Dapat Transferan Misterius Rp 10 juta di E-walletnya, Begini Kasusnya

Jumlah tersebut jumlah total dari 55 proyek yang sudah groundbreaking.

Beberapa proyek investasi tersebut antara lain: proyek Pendidikan (6), Kesehatan (3), Retail dan Logistik (10), Hotel (8).

Lalu ada juga proyek Energi dan Transportasi (2), Kantor dan Perbankan (14), Hunian dan Area Hijau (9), serta Media dan Teknologi (3).

Baca Juga: Prasasti Asal Getasan Kabupaten Semarang Ini Sempat Hilang dan Ditemukan di Belanda, Sudah Tersimpan Selama Dua Abad

Baca Juga: Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia, Bagaimana Cara Daftar Misa Agung di Stadion GBK Jakarta?

Ia berharap dengan adanya IKN, pembangunan Indonesia bisa merata dan tidak hanya terbatas pada Jawa.

“Kalau ditanya masyarakat, keuntungannya apa yang didapat masyarakat Kalimantan, saya kira akan mendukung perekonomian khususnya Kalimantan Timur, khususnya Balikpapan, khususnya lagi Kabupaten Penajam Paser Utara,” jelasnya.

Baca Juga: Sangat Langka, Inilah Rundown Lengkap Kunjungan Bapa Suci Paus Fransiskus ke Indonesia, Catat Baik-baik Tanggalnya!

Baca Juga: Tambah 14 User Baru Per Menit, Berikut Sederet Fakta Menarik Soal BRImo

Ia juga berharap perputaran ekonomi juga bisa merata.

“Kalau kita tahu salah satu alasan kenapa Ibukota pindah karena kita ingin pemerataan, karena kita tahun 58 persen PDB ekonomi itu ada di Jawa. Karena itu kami ingin luar jawa juga dapat memutar ekonominya. Apalagi populasinya di Jawa juga sudah padat. Dan utamanya memang beban di Ibukota Jakarta memang sudah sangat padat sekali,” jelas Jokowi.

Baca Juga: SOSOK Rajiah Salsabillah: Kisah Gemilang Seorang Atlet Panjat Tebing Beprestasi Asal Tangerang

Baca Juga: LENGKAP! Arti dan Filosofi Logo HUT RI Ke-79: Ada Burung Garuda hingga Pembangunan

Editor : Noor Syafaatul Udhma
#Penajam Paser Utara (PPU) #kalimantan timur #rapat kabinet #presiden jokowi #rapat perdana #jokowi #IKN