Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

CEK FAKTA! Beredar Video dan Foto Dampak Gempa di Tuban Tanah Terbelah, Begini Keterangan BPBD

Dzikrina Abdillah • Sabtu, 23 Maret 2024 | 01:15 WIB
HOAX: Video dampak gempa di Tuban ternyata foto dan video lama dari gempa Cianjur 2022 yang lalu.
HOAX: Video dampak gempa di Tuban ternyata foto dan video lama dari gempa Cianjur 2022 yang lalu.

TUBAN - Pasca terjadinya gempa hingga tiga kali di Tuban beredar video dampak gempa.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Tuban diguncang gempa sebanyak tiga kali, hari ini Jumat (22/3).

Gempa pertma terjadi pada pukul 11:22 WIB dengan kekuatan magnitudo 6,0.

Kemudian disusul dengan gempa dengan magnitudo 5,4 dan 6,5 sekitar pukul 15.52 WIB.

Pasca gempa tersebut, muncul sejumlah video pendek yang menggambarkan kerusakan yang terjadi di Tuban.

Video itu langsung berdedar di media sosial dengan cepat.

Dalam video pendek tersebut digambarkan tanah yang merekah karena efek gempa.

Tak hanya itu, rumah-rumah warga yang porak-poranda akibat gempa.

Dalam video juga terdengar suara seorang pembaca berita yang mengabarkan baru saja mendapatkan kabar dari BMKG bahwa telah terjadi gempa dengan kekuatan 6,1 yang mengguncang Tuban.

Setelah dilakukan penelusuran, ternyata video yang beredar tersebut hanyalah HOAX.

Video yang beredar tersebut adalah dampak gempa Cianjur yang terjadi pada 21 November 2022 yang lalu.

Penelusuran ini berdasarkan kesamaan tangkapan layar dengan foto-foto gempa Cianjur.

Baca Juga: UPDATE Gempa M 6,6 Ke Tiga Kali Guncang Tuban, Warga Pati Rasakan Getaran 2 Menit!

Menurut keterangan Kalaksa BPBD Tuban Sudarmaji, gempa dengan skala 6.0 magnitudo tersebut telah merusak satu rumah warga di Desa Glagahsari.

Selain itu gempa juga berdampak di Kecamatan Soko, dan Balai Desa Dagangan, Kecamatan Parengan yang tidak lagi terpakai.

“Yang rumah itu bagian dapur ambruk dan yang balai desa itu memang sudah tidak digunakan,” ujar Sudarmaji kepada reporter Diskominfo-SP. 

Darmaji menegaskan, tim BPBD saat ini masih menyisir kecamatan-kecamatan untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan akibat gempa di Tuban.

Sudarmaji mengonfirmasi, hingga berita ini ditulis total telah terjadi 17 kali gempa susulan.

Namun, kekuatan gempa terus melemah.

Pihaknya terus melakukan koordinasi dengan BMKG Tuban dan BMKG Pasuruan terkait monitoring gempa susulan.

Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak panik dan terus memantau informasi resmi dari BMKG Tuban dan DBPB Kabupaten Tuban.

“Jangan percaya berita hoax yang kemungkinan besar akan timbul nantinya,” tutup Sudarmaji.

Editor : Dzikrina Abdillah
#dampak #hoax #gempa #Cianjur #tuban #video #bumi #BPBD