PEMALANG - Dua orang dinyatakan tewas dalam kecelakaan Bus PO New Shantika di jalan tol Pemalang. Minggu (21/1).
Bus PO New Shantika dilaporkan terjatuh hingga terbalik dari jalan tol Pemalang.
Kecelakaan itu terjadi tepatnya di ruas tol Transjawa Kilometer 320 di Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, bus yang mengalami kecelakaan itu merupakan bus PO New Shantika dengan trayek Jakarta-Semarang.
Bagian atap depan bus juga tampak ringsek.
Video insiden kecelakaan itu salah satunya diunggah di akun Instagram @pemalang.update.
“BREAKING NEWS : Sebuah insiden kecelakaan BUS Terjun bebas dari atas Tol Pemalang jatuh ke bawah di Jalan Desa, Kejadian tepatnya di KM 320 ikut Kecamatan Ampelgading sebelah barat sungai Comal, Belum diketahui terkait adanya penumpang Bus atau tidak. Minggu 21 Januari 2024 siang ini. #tolpemalang #pemalang #pemalangupdate,” tulis keterangan akun @pemalang.update di Instagram, Minggu.
Bus jatuh tepat di jalan desa yang posisinya berada di sebelah barat Sungai Comal.
Tampak lokasi kejadian dipenuhi warga baik yang membantu melakukan penyelamatan maupun yang melihat kondisi bus.
Dalam laporan yang diterima Jawa Pos Radar Kudus dikabarkan dua orang tewas akibat kejadian tersebut.
Sementara belasan korban lainnya mengalami luka-luka dan mendapatkan perawatan di RS SIMED.
Berikut dta korban kll bus PO SHATIKA:
Korban meninggal / MD:
1. Sudirman alamat ciledug
2. Sudarmono alamat kudus
Korban luka-luka:
1. Puput , 24 tahun, alamat jepara
2. Edi wiharso, 45 thn alamat jepara
3. Masih Fatul Maya 28 thn alamat rembang
4 Nur Erna rohmawati, 39 thn alamat jepara
5. Ahmad aiman nabil 15 bulan, alamat jepara
6. Sumardi, 60 thn alamat demak
7. Rifai 37 thn alamat jepara
8. Ego 27 thn alamat lasem
9. Saikydi 52 thn alamat demak
10. Abdul 21 thn alamat pati
11. Rizki dwikiputra 30 thn alamat semarang
12. Mahfud sidik 31 thn alamat jepara
13. M. Safi`i 29 thn alamat demak
14. Suherman, alamt pati domisili tangsel
15. Susanto Supir serep 44 thn alamat jepara
16. Ahmad solihin
Editor : Dzikrina Abdillah