PEKALONGAN - Festival Durian di alun-alun Kajen, Kabupaten Pekalongan berakhir ricuh hingga sejumlah warga mengalami luka-luka.
Diketahui pada acara festival durian itu dihadiri lebih dari 10 ribu warga.
Dalam video yang beredar tampak ribuan warga yang disebut telah menunggu dari pagi memadati lokasi tumpukan durian.
Tampak awalnya tumpukan durian itu dikelilingi oleh pagar pembatas.
Namun, warga yang tidak sabar merangsek hingga menjebol pagar pembatas.
Sejumlah wanita yang ada di depan, berjatuhan akibat terdorong oleh massa yang ada di belakangnya.
Gunungan durian yang berada di tengah-tengah ribuan warga pun, langsung diperebutkan.
Warga tidak memperhatikan keselamatan memperebutkan buah durian.
Mereka langsung mengambil buah durian satu-persatu di gunungan durian.
Dikabarkan dalam insiden tersebut, sejumlah warga yang pingsan, langsung dievakuasi ke posko kesehatan yang berada di belakang panggung.
Sementara warga lain juga mengeluhkan kehilangan handphone (HP), meskipun HP diletakkan di tas depan.
Sejumlah warga luka-luka bahkan harus dilarikan ke rumah sakit buntut kericuhan tersebut.
Berdasarkan data dari Rumah Sakit Umum Daerah Kajen, tercatat sebanyak lima warga yang diterimanya.
Setelah mendapatkan penanganan semuanya dalam kondisi baik dan hanya rawat jalan.
Hal itu diungkapkan Direktur RSUD Kajen, Imam Prasetyo kepada awak media
Alhamdulillah (pasien) aman, yang sampai ke rumah sakit, data per sore ini hanya 5. Alhamdulillah bisa rawat jalan semua," katanya, Minggu (14/1).
Editor : Dzikrina Abdillah