MALANG - Informasi terkini mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) bernama Galang Edhi Swasono (20) yang hilang di Pulau Sempu, Malang ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.
Hal itu diungkapkan Kepala Kantor SAR Surabaya Muhamad Hariyadi.
Ia mengungkapkan pihaknya menerima laporan dari seorang nelayan yang jenazah yang terapung di pantai Sendang Biru pada Jumat (29/12) pagi.
Mendapatkan laporan tersebut, tim SAR gabungan langsung melakukan pengecekan lokasi pada pukul 07.30 WIB.
"Jenazah korban berhasil dievakuasi dari lokasi penemuan ke titik evakuasi di pantai Sendang Biru, sekitar pukul 07.50 WIB," ujar Hariyadi, Jumat (29/12).
Jenazah mahasiswa itu kemudian dibawa ke Rumah Sakit Syaiful Anwar (RSSA) Kota Malang untuk ditangani lebih lanjut.
Sebelumnya, mahasiswa IPB dilaporkan hilang di Pulau Sempu, Malang pada Kamis (28/12).
Ia bernama Galang Edhi Swasono (20), mahasiswa IPB Fakultas Kehutanan Dan Lingkungan, Jurusan Konservasi Sumber Daya Hutan Dan Ekowisata Semester 5
Galang merupakan warga Gunung Langit RT003/RW004, Desa Gunung langit, Kecamatan Kalibening, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.
Kabar hilangnya Galang dikonfirmasi Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan.
Ia mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan bahwa korban pertama kali diketahui hilang pada Rabu (27/12) pukul 11.30 WIB.
Namun hilangnya mahasiswa IPB itu baru dilaporkan pada Kamis (28/12), pukul 08.00 WIB.
"Berdasarkan keterangan pelapor dan saksi, korban hilang dari rombongan mahasiswa Fakultas Kehutanan Dan Lingkungan, Jurusan Konservasi Sumber Daya Hutan Dan Ekowisata Semester 5 yang telah melakukan penelitian di Blok Telaga Lele Kawasan Pulau Sempu," terang Sadono, Kamis (28/12).
Sadono menjelaskan, korban meninggalkan rombongan pada Rabu (27/12), sekitar pukul 09.00 WIB.
Galang seharusnya kembali ke rombongan pukul 11.00 WIB.
Teman-teman korban pun berinisiatif untuk melakukan pencairan namun nihil.
"Namun sampai pukul 11.30 WIB, korban belum kembali sehingga tim memutuskan untuk melakukan pencarian. Tapi hingga pukul 23.00 WIB, belum ada tanda-tanda dari keberadaan korban," beber Sadono.
Setelah korban dilaporkan ke Sat Polairud Polres Malang, dan Pos TNI AL, langsung dilakukan operasi pencarian terhadap korban.
"Setelah dilaporkan langsung dilakukan operasi pencarian," pungkasnya.
Editor : Dzikrina Abdillah