RADAR KUDUS - Brand mode Zara menuai kontroversi usai koleksi terbaru mereka yang diposting di sosial media hingga menjadi trending di Twitter.
Konsep koleksi terbaru Zara diduga diduga mengangkat tema tentang kejahatan genosida di Palestina.
Belakangan, Zara memang menjadi salah satu brand yang mendapat serangan boikot setelah dugaan dukungan mereka kepada Israel yang melakukan kejahatan genosida di Palestina.
Netizen melalui kolom komentar sosial media Zara langsung dibanjiri oleh komentar netizen hingga seruan boikot.
Dalam perilisan koleksi terbaru mereka yang bertajuk Zara Atelier, Zara memposting sejumlah foto yang mempromosikan koleksi mereka.
Zara Atelier ini adalah koleksi jaket terbaru Zara yang dipamerkan oleh model Kristen McMenamy.
Tampak dalam konsep foto yang dibagikan latar belakang tempat pengambilan foto serta berbagai properti yang digunakan dalam pemotretan koleksi Zara Atelier ini cukup kontroversial.
Netizen menyebut konsep yang Zara usung ini bertemakan genosida, topik yang sangat sensitif dan sedang terjadi di Palestina.
Foto tersebut menunjukkan latar serba putih dan dipenuhi oleh properti seperti reruntuhan dinding hingga tubuh yang dibungkus dengan kain putih layaknya sebuah jasad.
Sang model tampak memanggul sebuah benda seperti jasad manusia terbungkus kain putih tersebut.
Dalam foto lainnya, sang model yang tampak mencolok dengan busana yang serba hitam melakukan pose berdiri di tengah-tengah properti papan yang rusak dengan reruntuhan dinding, serta sebuah tubuh yang terbungkus tepat di bawah kakinya.
Salah satu akun Twitter centang biru @ZeenaAqel menyebutkan
“Kampanye marketing Zara menggunakan desain yang terinspirasi dari genosida yang sedang berlangsung di Gaza untuk mempromosikan koleksi baru,” cuitnya, Minggu (10/12).
Muslim Daily juga membagikan quote kepala desainer ZARA sebagai pesan sarkas.
"Mungkin jika masyarakat Anda berpendidikan maka mereka tidak akan meledakkan rumah sakit dan sekolah yang Israel bantu biayai di Gaza" - Vanessa Perilman, kepala desainer ZARA," tulis akun Muslim Daily.
"Malu padamu ZARA. Kamu tidak boleh memposting ini dan berpura-pura tidak bermaksud jahat!! Menghapusnya setelahnya adalah tanda besar bahwa Anda tahu apa yang Anda lakukan!! Kami tidak bodoh #BoycottZara," tulis pengguna lain.
Seruan boikot produk ZARA pun hingga kini masih belum mereda.
Sementara pihak ZARA belum mengeluarkan pernyataan apa pun.
Editor : Dzikrina Abdillah