Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Ini Dia Identitas Mahasiswi Unwahas yang Tewas Tersambar Kereta Api di Pekalongan, Diduga Bunuh Diri!

Dzikrina Abdillah • Senin, 27 November 2023 | 15:27 WIB
Ilustrasi jenazah
Ilustrasi jenazah

PEKALONGAN - Berikut ini indentitas mahasiswi Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) tewas tersambar kereta api di Kelurahan Sragi, Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan, Minggu (26/11). 

Mahasiswi Unwahas tersebut diduga melakukan bunuh diri dengan menabrakkan diri perlintasan kereta api tujuan Surabaya-Jakarta di KM 99+7 di KelurahanSragi Kabupaten Pekalongan.

Hal itu dijelaskan Kapolsek Sragi AKP Suradi.

Ia mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari petugas kereta api biasa melakukan pemeriksaan jalur rel di Km 99+7 jalur hilir arah timur bernama Muamar.

Ia menjelaskan sekitar pukul 20.45 WIB, ia melihat masyarakat sedang berkerumun di sekitar rel kereta. 

Muamar melihat adanya seorang perempuan yang tidak dikenalnya telah tergeletak akibat tertampar kereta Jayabaya tujuan Surabaya-Jakarta. 

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban sudah berada di sekitaran rel kereta api Sragi dan seperti orang bingung sejak pukul 17.00 WIB.

"Kemudian pada pukul 20.30 WIB saksi melihat dari kejauhan, tiba-tiba saat ada kereta melintas korban langsung melarikan diri dan seakan melakukan bunuhdiri dengan cara menabrakan diri ke kereta," ucapnya.

Dari identitas korban diketahui bernama Sindi Desi Minanti (25) yang berstatus mahasiswi Unwahas Semarang.

Korban merupakan warga lingkungan Kedus RT 04 RW 03 Kelurahan Wirosari, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan.

Korban diketahui berada di wilayah Sragi sedang mengikuti organisasi saung Book island di Pemalang.

Korban datang terakhir ke Pemalang sejak bulan Mei 2023 untuk mengikuti organisasi tersebut.

"Akhir-akhir ini korban bersikap tak wajar dan tidak seperti biasanya, serta korban pernah bercerita bahwa korban pernah memeriksakan dirinya ke poli jiwa RS Kariadi Semarang sejak bulan Oktober," katanya.

Kejadian itu juga dikonfirmasi Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo.

Ia mengatakan kejadian tersebut terjadi sekitar pukul pukul 20.45.

Franoto juga mengatakan saat ini korban telah dievakuasi.

Polisi juga telah melakukan pengamanan di lokasi kejadian.

"KAI turut prihatin dan belasungkawa atas kejadian tersebut. Selanjutnya, korban dievakuasi oleh Unit Pengamanan dan kemudian ditangani oleh pihak kepolisian Setempat" katanya, Senin (27/11).

Editor : Dzikrina Abdillah
#mahasiswi #kereta api #pekalongan #tewas #bunuh diri #Unwahas