Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kumpulan Puisi Spesial Hari Guru Nasional 2023! Dipersembahkan Untuk Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Dzikrina Abdillah • Sabtu, 25 November 2023 | 03:21 WIB
Ilustrasi Guru Mengajar
Ilustrasi Guru Mengajar

RADAR KUDUS - Berikut ini kumpulan puisi spesial untuk merayakan Hari Guru Nasional 2023 yang diperingati setiap tanggal 25 November.

Salah satu cara merayakan Hari Guru Nasional adalah pembacaan puisi atau lomba puisi yang didedikasikan khusus untuk guru.

Puisi dapat menjadi penyampai pesan. Kata-kata indah dalam bentuk puisi bisa merangkai rasa syukur, kebanggaan, dan rasa terima kasih.

Berikut ini kumpulan puisi yang bermakna dan menyentuh hati, dapat anda persembahkan untuk guru sebagai cara merayakan Hari Guru Nasional 2023.

Kumpulan puisi Hari Guru Nasional berikut ini dkutip dari buku Untukmu Guru:Kumpulan Puisi oleh Sudiandika.

Puisi 1

Judul: Pahlawan yang Terlupakan

 

Cermatilah sajak sederhana ini, kawan

Sajak yang terkisah dari sosok sederhana pula

Sosok yang terkadang terlupakan

Sosok yang sering tak dianggap

Ialah pahlawan yang tak ingin disebut pahlawan

Terka-lah kiranya siapa pahlawan ini

Ingatlah lagi kiranya apa jasanya

Ia tak paham genggam senjata api Ia tak bertarung di medan perang

Ucap, sabar dan kata hati menjadi senjatanya

Keberhasilanmu kawan, itulah jasanya

Cerdasmu dan cerdasku itu pula jasanya

Bukan ia yang diharap menang

Namun suksesmu dan sukseskulah menangnya

Dapatkah kiranya jawab siapa pahlawan ini

Karenanyalah kudapat tulis sajak ini

Karenanyalah kau dapat baca sajak ini

Juluknya ialah pahlawan tanpa tanda jasa

Mungkin telah teringat olehmu kawan

Mungkin telah kau terka jawabnya

Ialah pahlawan dan orang tua kedua

Ialah guru, sang pahlawan yang terlupakan.

Oleh: Ahmad Muslim Mabrur Umar.

 Baca Juga: Apa Itu Nyamuk Wolbachia yang Dipercaya Bisa Meredam DBD?, Begini Penjelasan Dinas Kesehatan!

Puisi 2

Judul : Guruku, Melati di Ujung Laman

 

Bersamamu rekah yang berketap di puncak malam

Tidak jua ranum di ujung pagi

Namun titis embun masih jua mampu hembuskan harap

Padamu yang masih igaukan fitri

 

Dalam dekap yang erat di buhul lelap

Langkah kakimu telah pecah di dalam leach

Berkubang segala lantang

Tentang suara yang tak jua pikirkan siang

 

Bertekak membentuk luka

Bertukak hingga kau tersiksa

Setelah riuh tengkujuh subuh

Kau masih hangat menyeduh tadah

 

Manis gula di ujung madah

Ada aku diselip dalam ratibmu

Senyummu tetap manis melati di ujung laman

Tingkahmu rentak zapin zaman berzaman

Segalamu adalah pedoma.

Oleh: Adin

 Baca Juga: Jadi Trending! Begini Penjelasan Soal Imam Mahdi! Viral Pria Asal Kudus Mengaku Sering Didatangi Rasulullah

Puisi 3

Judul: Sebatang Rotan

 

Kalau bukanlah disebabkan sebatang rotan itu

Tak akan mungkin aku mengenal namamu

Saat sebatang rotan melecut di tubuhku

Disitulah aku memahami rasa sakit

 

Rasa sakit yang mengajar dan menuntunku pada kehidupan sesungguhnya

Dia adalah guru mengajiku

Di setiap malamnya, ia selalu melirihkan doa

Agar muridnya kelas menjadi manusia yang berakhlak mulia

 

Sebesar apapun namamu nanti

Jangan kau lupa dengan sebatang rotan itu

Biarpun kini rotan itu telah rapuh dan patah

Rotan itu juga yang telah membesarkan namamu

Oleh: Muhammad Sapikri

 

Editor : Dzikrina Abdillah
#25 november #puisi #hari guru nasional #2023