Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Gerhana Bulan 29 Oktober 2023! Simak Niat dan Tata Cara Sholat Khusuf yang Dilakukan Saat Gerhana

Dzikrina Abdillah • Minggu, 29 Oktober 2023 | 17:07 WIB

 

Ilustrasi gerhana bulan. (BMKG)
Ilustrasi gerhana bulan. (BMKG)

RADAR KUDUS - Berikut ini niat dan tata Sholat Khusuf atau sholat saat terjadinya gerhana.

Sebagai informasi, fenomena Gerhana bulan sebagian (GBS) diperkirakan akan terjadi malam ini Minggu (29/10).

Gerhana bulan sendiri merupakan peristiwa terhalanginya cahaya matahari oleh bumi sehingga tidak semuanya sampai ke bulan.

Peristwa ini merupakan salah satu akibat dari dinamisnya pergerakan posisi bumi, bulan dan matahari yang hanya terjadi pada saat fase purnama dan bisa diprediksi sebelumnya.

Gerhana Bulan total terjadi ketika posisi bumi, bulan dan matahari sejajar.

Kondisi tersebut lantas membuat bulan masuk ke umbra bumi.

Akibatnya, bulan akan terlihat berwarna merah ketika puncak gerhana terjadi.

Menghadapi fenomena alam tersebut, Direktur Jenderal (Dirjen) Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kementerian Agama Kamaruddin Amin mengajak umat Islam untuk melaksanakan Salat Gerhana Bulan atau Salat Khusuf.

Dilansir dari website NU Jawa Timur, berikut tata cara shalat gerhana yang bisa dilakukan pada saat Gerhana Bulan pada Minggu (29/10).

Adapun tata cara shalat gerhana adalah sebagai berikut:

1. Memastikan terjadinya gerhana bulan atau matahari terlebih dahulu.

 

2. Shalat gerhana dilakukan saat gerhana sedang terjadi.

 

3. Sebelum shalat, jamaah dapat diingatkan dengan ungkapan, ”As-Shalâtu jâmi'ah.”

 

4. Niat melakukan shalat gerhana bulan (khusuful qamar) menjadi imam atau ma’mum.

 

أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ الْقَمَرِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامً/مَأمُومًا لله تَعَالَى

 

5. Shalat gerhana dilakukan sebanyak dua rakaat.

 

6. Setiap rakaat terdiri dari dua kali ruku’ dan dua kali sujud.

 

7. Setelah ruku’ pertama dari setiap rakaat membaca Al-Fatihah dan surat kembali.

 

8. Pada rakaat pertama, bacaan surat pertama lebih panjang daripada surat kedua. Demikian pula pada rakaat kedua, bacaan surat pertama lebih panjang daripada surat kedua.

 

9. Setelah shalat disunahkan untuk berkhutbah.

 

Itulah tata cara shalat Gerhana Bulan.

Editor : Dzikrina Abdillah
#gerhana bulan #tata cara #niat #sholat khusuf