BANYUMAS - Polisi menduga adanya kelalaian pengelola wisata The Geong atas insiden jembatan kaca pecah tewaskan pengunjung.
Sebelumnya diberitakan wahana jembatan kaca The Geong pecah hingga membuat pengunjung diatasnya jatuh.
Kejadian itu terjadi pada Rabu (25/10).
Total ada 4 pengunjung jatuh akibat pecahnya jembatan kaca The Geong setinggi 15 meter tersebut.
Dari keempat korban, satu pengunjung dinyatakan meninggal dunia.
Kasatreskrim Polresta Banyumas, Kompol Agus Supriadi, berdasarkan hasil penyelidikan menduga adanya kelalaian dari pihak pengelola wisata The Geong.
Penyidik juga telah memeriksa 12 saksi untuk mengungkap penyebab kaca jembatan pecah.
"Keterangan awal seperti info pembangunan yang sudah beroperasi selama 11 bulan." Ungkap Agus.
Agus juga memgatakan tidak adanya uji kelaikan dari pihak pengelola untuk memastikan keselamatan pengunjung.
"Selain itu tidak ada uji kelaikan dari pihak terkait, dan tidak ada sistem pengamanan memadai untuk mencegah apabila ada kecelakaan," jelasnya.
Berdasarkan pengecekkan kaca yang digunakan pada jembatan tersebut setebal 1.2 centimeter dengan lebar 118 centimeter dan panjang 243 centimeter.
"Kaca tersebut seyogyanya dipasang dalam ukuran berapa akan diteliti," katanya.
Atas insiden tersebut seluruh Jembatan kaca di Banyumas juga akan dicek terkait kelaikan.
Editor : Dzikrina Abdillah