KUDUS - Pemilik sekaligus Chairman Pura Group Dr. (H.C.) Jacobus Busono dikabarkan meninggal dunia pada Minggu (22/10).
Kabar duka itu diketahui dari pihak PT Pura Group Kudus yang sebelumnya telah beredar luas di media sosial.
Keluarga besar Pura Group pun mengucapkan duka cita yang mendalam.
”Telah berpulang ke Rumah Bapa dengan tenang pada hari Minggu, 22 Oktober 2023. Bapak Jacobus Busono Founder dan Chairman Pura Group,” tulis beberapa postingan di sosial media.
"Selamat jalan bapak Jacobus Busono," tulis postingan lainnya.
Baca Juga: Meninggal Dunia, Ini Dia Harta Kekayaan Pendiri Sekaligus Pemilik Pura Group Jacobus Busono
Jacobus Busono sendiri merupakan satu-satunya wiraswasta dari Indonesia dalam Word Entreperneurship binaan Presiden Prancis dengan kekayaan US$152 juta.
Bidang Usaha Pura Group
Diketahui, ia memiliki beberapa sektor usaha melalui perusahaannya yakni Pura Group.
Bahkan perusahanya itu juga dinobatkan sebagai salah satu perusahaan di Asia Tenggara terbesar dalam bidang usaha percetakan dan kemasan.
Adapun usahanya itu meliputi bidang percetakan offset, rotogravure, flexography, percetakan sekuriti, pembuatan berbagai tinta cetak termasuk tinta sekuriti, kemasan corrugated box, ecopack - kemasan ramah lingkungan sebagai pengganti styrofoam.
Baca Juga: Jarang Disorot Media! Ini Profil dan Sosok Jacobus Busono, Pendiri Sekaligus Pemilik Pura Group
Di bidang pembuatan kertas, Pura telah memproduksi kertas uang lengkap dengan unsur pengaman canggih hologram security thread dan magnetic stripe yang dipakai di kertas uang di seluruh dunia.
Di samping Kertas Uang Rupiah, Pura juga telah memproduksi kertas uang untuk Vietnam, Sudan, Nepal, India, Bangladesh, Honduras dan akan diikuti oleh negara-negara lainnya.
Di bidang Hologram, Pura memperoleh delapan kali penghargaan dari International Hologram Manufacturers Association, menempatkan Pura sebagai salah satu Holografer terbaik di dunia.
Tak hanya itu, pura adalah perusahaan kedua di dunia setelah Amerika Serikat yang memproduksi Homogenized Tobacco Leaf atau HTL, produk olahan tembakau untuk pembungkus cerutu dan pengganti kertas rokok.
Baca Juga: Breaking News! Bos Pura Grup Kudus Jacobus Busono Meninggal Dunia!
Di bidang Converting, Pura telah banyak menghasilkan produk-produk bernilai tambah tinggi, antara lain:
1. Security Gummed Paper untuk kertas meterai dan perangko, merupakan yang pertama di Asia Tenggara.
2. Carbonless paper, yang pertama di negara-negara tropis
3. Stamping Foil dan In-Mould Label
4. Decorative Paper & Foil untuk industri furniture
5. Solar Window Film dan Security Film dengan penerapan nanoteknologi untuk industri otomotif dan bangunan.
Sementara, dalam bidang engineering, pura telah menghasilkan berbagai mesin untuk industri pertanian dan perikanan, misalnya:
1. Mesin pengering padi dengan teknologi after burner
2. Mesin ice flake untuk pengawetan produk perikanan dan lain-lain.
Raih Bintang Mahaputra Nararya
Dr. (H.C.) Jacobus Busono, Pemilik, Pendiri sekaligus Chairman Pura Group pernah dianugerahi Bintang Mahaputra Nararya oleh Presiden RI Joko Widodo pada 17 Agustus 2021 lalu.
Pengharagaan itu diberikan lantaran ia sangat produktif dalam berinovasi di bidang kertas uang, kertas sekuriti, sistem anti pemalsuan, smart card, percetakan terintegrasi, dan teknologi.
Bintang Mahaputra Nararya merupakan jenis penghargaan sipil tertinggi, setingkat di bawah Bintang Republik Indonesia.
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2009 dan Peraturan Pemerintah nomor 35 tahun 2010, Bintang Mahaputera Nararya merupakan salah satu kelas dalam tanda kehormatan Bintang Mahaputera.
Tanda kehormatan diberikan oleh Presiden kepada seseorang, kesatuan, institusi pemerintah, atau organisasi atas darmabakti dan kesetiaan yang luar biasa terhadap bangsa dan negara.
Bintang Mahaputera Nararya akan diserahkan Presiden Republik Indonesia, pada tanggal 12 Agustus 2021 di istana negara, di mana para penerimanya sekaligus diundang menghadiri Upacara Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus 2021.
Putra terbaik bangsa ini, dinilai sebagai tokoh yang banyak berperan sebagai perekayasa melalui kegiatan riset, pengembangan dan inovasi industri di bidang pembuatan kertas uang dan kertas sekuriti, percetakan dan kemasan, sistem anti pemalsuan terpadu, smart card, converting, dan engineering yang terpadu, yang ditopang oleh penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Tak hanya di dalam negeri, pengusaha bertangan dingin asal Kabupaten Kudus, Jawa Tengah itu juga telah mengharumkan nama Indonesia di berbagai penjuru dunia dengan meraih berbagai penghargaan internasional.
Penghargaan yang sudah diraih Jacobus Busono tak terhitung, karena banyaknya inovasi yang dihasilkan.
Penghargaan terbaru yang diraih, yakni penghargaan atas kontribusi terhadap perlindungan kekayaan intelektual dengan jumlah terbanyak dari Kementerian Hukum dan HAM. Dia pernah pula meraih kehormatan sebagai
"Perekayasa Utama Kehormatan 2015" di bidang teknologi material dari Majelis Perekayasa Nasional Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). (*/khim)
Editor : Abdul Rokhim