Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Pesilat Kera Sakti di Gresik Tewas Dikeroyok Seniornya Saat Ujian Kenaikan Sabuk

Dzikrina Abdillah • Rabu, 11 Oktober 2023 | 23:17 WIB
Ilustrasi pengeroyokan
Ilustrasi pengeroyokan

GRESIK - Seorang pesilat perguruan Kera Sakti di Gresik bernama M Aditya Pratama dikeroyok 6 seniornya hingga tewas saat ujian kenaikan sabuk.

Ia meninggal di rumah sakit usai jadi korban pengeroyokan 6 seniornya saat ujian Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKSPI) Kera Sakti.

Hal itu diungkapkan Kasat Reskrim Polres Gresik, AKP Aldhino Prima Wirdhan.

Ia mengatakan pengeroyokan berawal pada Sabtu (7/10), sekitar pukul 18.30 WIB.

Saat itu korban berpamitan kepada orang tuanya untuk mengikuti kenaikan sabuk pencak silat IKSPI di Cerme Kidul, Gresik.

"Keesokan harinya, Minggu (8/10). Sekitar pukul 01.30 WIB orang tua korban mendapat kabar dari pelatih perguruan Kera Sakti, bahwa anaknya berada di Puskesmas Cerme karena tidak sadarkan diri," katanya, Selasa (10/10).

"Enam pelaku ini mengeroyok korban yang saat itu sedang menjalani kenaikan sabuk. Ada tiga pelaku masih anak-anak," kata AKP Aldhino.

AKP Aldhino mengungkap keenam pelaku telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.

Mirisnya, tiga dari enam tersangka masih di bawah umur.

Keenam tersangka yakni berinisial D (17), AS (20), RM (20), ARG (15), S (19) dan HS (17). Keenamnya merupakan warga Cerme, Gresik yang ditangkap di tempat berbeda-beda.

"Jadi masing-masing pelaku ini berada di pos jaga saat korban menjalani tes kenaikan sabuk. Korban menjalani tes dari para pelaku ini hingga kebablasan membentur batu saat nyungsep di tanah," jelas Aldhino.

Para pelaku ditangkap setelah orang tua korban melapor ke polisi.

Awalnya, polisi menangkap satu pelaku di Dusun Jurit, Desa Iker-iker, Cerme, Gresik.

Penangkapan dipimpin langsung Kanit Resmob Sat Reskrim Polres Gresik, Ipda Komang Andhika. Polisi lalu bergegas mencari para pelaku.

"Ketika sampai di rumah pelaku, polisi mendapati salah satu pelaku sedang santai di rumahnya. Saat dilakukan pemeriksaan, pelaku membenarkan bahwasanya ikut dalam peristiwa tersebut. Selanjutnya terduga pelaku diamankan tanpa perlawan," terang Aldhino.

Aldhino menambahkan saat ini keenam pelaku masih menjalani pemeriksaan. Ini dilakukan untuk menggali motif hingga melakukan pengeroyokan terhadap juniornya tersebut.

Editor : Dzikrina Abdillah
#tewas #gresik #dikeroyok #Ujian Sabuk #pesilat