JAKARTA - Laurendra Hutagalung, seorang konten kreator terlibat keributan dengan massa ojek online (ojol) di depan warung makan Ayam Bakar Wong Solo, Bukit Duri, Tebet, Selasa (15/8) sekitar pukul 20.50 WIB.
"Konten kreator diamankan ke Polres Metro Jaksel," kata Kapolsek Tebet Kompol Chitya Intania saat dikonfirmasi, Rabu (16/8).
Baca Juga: Anthony Ginting Gagal Masuk Kejuaraan Dunia 2023? Ini Kata Pelatih!
Baca Juga: SIMAK! Ini Dia Profil hingga Hobi Azizah Salsha Putri Anggota DPR RI Calon Istri Pratama Arhan
Chitya tidak menjelaskan tujuan diamankannya Youtuber tersebut.
Ia hanya menyebutkan keributan telah diselesaikan secara damai.
"Setelah terjadi kesalahpahaman, konten kreator sudah dilakukan mediasi dan membuat surat pernyataan di lokasi tersebut," ujar dia.
Baca Juga: Sudah Punya 2 Anak, Chen EXO Bakal Adakan Resepsi Pernikahan Oktober 2023
Baca Juga: Pemain Timnas Indonesia Pratama Arhan akan Menikah dengan Azizah Salsha di Jepang, Ini Tanggalnya
Keributan itu bermula saat Laurendra dan timnya membuat konten video edukasi dalam berkendara di jalan raya.
"Penyebab keramaian tersebut karena adanya edukasi ke pengendara motor tentang lawan arah dari Youtuber Laurendra Hutagalung," kata Chitya.
Chitya mengungkapkan, sejumlah pengendara termasuk ojol tidak terima dengan konten edukasi tersebut hingga terjadi cekcok mulut.
"Lalu terjadilah adu argumen di depan rumah makan Wong Solo," ungkap dia
Polisi kemudian melakukan mediasi antara Youtuber Laurendra Hutagalung dan massa ojol.
Baca Juga: Politikus PDIP Ismail Thomas Resmi Jadi Tersangka Pemalsuan Izin Tambang
Baca Juga: Patung Soekarno Senilai 10 Triliun Akan Dibangun di Bandung, Begini Penjelasannya!
Dalam mediasi tersebut, Laurendra membuat surat pernyataan dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.
"Ke depannya untuk pembuatan konten agar meminta izin kepada RT dan RW," ucap Chitya.
Baca Juga: Kabar Gembira! PNS Naik Gaji Hari Ini, Cek Rinciannya!
Baca Juga: Siap-siap! Jokowi Umumkan Kenaikan Gaji PNS Hari Ini, Cek Jadwalnya!
Selain itu, Laurendra juga diminta menghapus konten video yang telah direkam.
Kedua belah pihak pun sepakat berdamai.
"Situasi kondusif, aman," ujar Kapolsek.
Editor : Dzikrina Abdillah