Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Ditangkap Densus 88, Tersangka Terorisme di Bekasi Diduga Hendak Serang Mako Brimob Kelapa Dua Depok

Ali Mustofa • Rabu, 16 Agustus 2023 | 02:59 WIB

Tim Densus 88 Anti Teror mengumpulkan barang bukti hasil penggerebekan terduga teroris di Kota Bekasi, Senin (14/8).
Tim Densus 88 Anti Teror mengumpulkan barang bukti hasil penggerebekan terduga teroris di Kota Bekasi, Senin (14/8).

 

JAKARTA - Tersangka terorisme, Dananjaya Erbaning diduga hendak merencanakan amaliyah ke Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Dia terinspirasi oleh peristiwa kerusuhan narapidana terorisme (napiter) di Rutan Brimob beberapa tahun lalu.

“Memiliki rencana atau niatan untuk melakukan aksi kembali ke Mako Brimob yang di Kelapa Dua dan Mako Brimob yang di Jawa Barat,” ujar Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri Kombes Pol Aswin Siregar kepada wartawan, Selasa (15/8).

Selain itu, Dananjaya juga sudah menandai beberapa markas TNI lainnya. Namun, belum ada yang dilakukan aksi amaliyah. 

Dananjaya diduga hendak menyerang Mako Brimob karenan terinspirasi dari kerusuhan Mako Brimob 2018. Untuk menunaikan niatnya, Dananjaya sudah menjalani latihan.

“Dalam pemeriksaan yang bersangkutan menjelaskan bahwa memang yang bersangkutan terinspirasi karena memiliki Ghirah setelah melihat aksi pemberontakan atau perlawanan teroris di Mako Brimob,” ucap Aswin.

Sebelumnya, Tim Densus 88 Antiteror Polri melakukan operasi penangkapan terduga teroris di wilayah DKI Jakarta. Kali ini seorang simpatisan ISIS ditangkap di wilayah, Bekasi.

"Salah satu orang target Tindak Pidana Terorisme kelompok media sosial di wilayah DKI Jakarta berhasil ditangkap berinisial DE, pelaku ditangkap pada Senin, 14 Agustus 2023 di wilayah Bekasi," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan dalam keterangan tertulis, Senin (14/8).

Dia memastikan, pelaku memiliki peran aktif menyebarkan propaganda di media sosial dengan memberikan motivasi untuk jihad melalui media sosial Facebook.

"Pelaku memposting di Facebook berupa poster digital berisikan teks pembaruan baiat dalam bahasa Arab dan bahasa Indonesia kepada pemimpin Islamic State yaitu Abu Al Husain Al Husaini Al Quraysi," jelas Ramadhan. (jawapos.com)

 

Editor : Ali Mustofa
#mako brimob #terorisme #simpatisan isis #densus 88 #teroris