Baca Juga : Peternak di Karanganyar Kecewa dan Sedih Sapinya Batal Dibeli Presiden untuk Hewan Kurban, Ini Masalahnya!
"Ya jadi dibeli oleh Sekretariat Presiden," kata Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono dalam konferensi pers di lingkungan istana kepresidenan Jakarta pada Jumat (23/6).
Sebelumnya, diberitakan Sukasno ditawarkan ganti rugi Rp1 juta setelah sapinya batal dibeli Presiden Jokowi sebagai hewan kurban lantaran sapinya memiliki cacat di bagian tertentu.
Pembatalan itu, kata Sukasno, disampaikan melalui pesan WhatsApp (WA) Sekretariat Presiden, namun hal itu ditolak oleh Sukasno. Dan uang kompensasi itu pun dikembalikan olehnya.
"Dibeli akhirnya, memang ada kekurangan. Tapi akhirnya dibeli Bapak Presiden," kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media, Sekretariat Presiden Bey Machmudin.
Lebih lanjut, Heru menyebut, Presiden Jokowi akan menyalurkan bantuan kemasyarakatan hewan kurban berupa 38 sapi ke 39 provinsi di Tanah Air, termasuk provinsi-provinsi baru.
"Ya, ini kan yang secara resmi Bapak PResiden memberikan ke Istiqlal, seperti tahun lalu juga ada memberikan di masjid-masjid lainnya, termasuk juga ke organisasi-organisasi keagamaan," ujar Heru.
Tak hanya itu, Heru juga menjelaskan sapi-sapi kurban yang diberikan Presiden berbobot 900-1.200 kg. Oleh karenanya, Sekretariat Presiden akan bekerja sama dengan Kementerian Pertanian dan Kementerian Agama cq Direktoral Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam.
Heru juga memastikan bahwa sapi kurban yang diserahkan Presiden merupakan sapi terbaik yang telah dipastikan kesehatannya.
"Secara keseluruhuan semua yang mengelola adalah sekretaria presiden, tetapi mungkin khusus Jakarta, mungkin lebih dari satu titil," ungkap Heru. (*) Editor : Abdul Rokhim