Menurutnya, kalau mendidik mahasiswa hanya berorientasi kepintaran, orang pintar akan kalah dengan mesin. Dia berharap, proses IAIN Kudus menjadi UIN Sunan Kudus bisa selesai tahun ini. Sebab, prosesnya tinggal satu langkah saja, jadi tidak butuh waktu lama. Di Indonesia saat ini ada 58 perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN), 29 universitas islam negeri (UIN), 24 institut agama islam negeri (IAIN), dan lima sekolah tinggi agama islam negeri (STAIN).
”Anggaran di Kemenag itu Rp 70 triliun setahun untuk disalurkan secara vertikal, karena Kemenag punya struktural di pusat hingga kecamatan. Masih juga dibagi lagi untuk PTKIN,” ungkapnya.
Rektor IAIN Kudus Abdurrohman Kasdi menyatakan, saat ini IAIN Kudus memiliki lima fakultas dan satu pasca sarjana. Meliputi 26 prodi S-1 dan enam prodi S-2. Pihaknya juga mempunyai empat prodi yang sudah terakreditas A dan unggul. Serta punya enam guru besar.
”Tahun ini kami running tranformasi ke UIN. Selain proses asesmen IAIN menjadi UIN, kami juga mempunyai agenda penting, berupa penilaian pembangunan zona integritas,” imbuhnya. (ark/lin) Editor : Ali Mustofa