Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Menegangkan! Anggota DPRD Surabaya Terjebak 2,5 Jam di Dalam Lift, Begini Kronologinya

Ali Mustofa • Selasa, 6 Desember 2022 | 22:02 WIB
MENUNGGU PERTOLONGAN: Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Surabaya Minun Latif (tiga dari kiri) dan teman-temannya berupaya tetap tenang saat terjebak di dalam lift gedung baru DPRD Surabaya, Senin (5/12). (Frizal/Jawa Pos)
MENUNGGU PERTOLONGAN: Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Surabaya Minun Latif (tiga dari kiri) dan teman-temannya berupaya tetap tenang saat terjebak di dalam lift gedung baru DPRD Surabaya, Senin (5/12). (Frizal/Jawa Pos)
SURABAYA – Insiden menegangkan terjadi di kantor wakil rakyat, Senin (5/12) siang. Selama 2,5 jam, enam orang terkurung di dalam lift gedung DPRD Kota Surabaya. Salah seorang di antaranya adalah Ketua Fraksi PKB Minun Latif.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 12.30. Saat itu Minun hendak turun dari ruang Fraksi PKB di lantai 5 untuk mengikuti rapat komisi C di lantai 2. Bersama dia, ada Heri, Etik, dan Sutik. Ketiganya adalah tamu Minun. Dua lainnya merupakan staf sekretariat DPRD bernama Sudibyo dan Siska.

Ketika masuk, lift lebih dulu naik ke lantai 7. Nah, pada saat turun itulah ada bunyi cukup keras ’’grekkk’’. Lift tiba-tiba macet di antara lantai 6 dan 5. Minun Latif dan lima lainnya kebingungan. ’’Saya langsung pencet tombol sirene di dalam lift untuk meminta bantuan,’’ tutur Minum.

Petugas pengamanan dalam alias pamdal langsung menuju lantai 5 dan 6. Mereka berupaya memberikan bantuan. Petugas memang berhasil membuka pintu lift. Namun, keenam orang di dalamnya tidak bisa keluar karena terhalang dinding lantai 6 dan 5. Hanya ada celah sekitar 30 sentimeter. Namun, tubuh mereka tetap tidak bisa keluar dari dalam lift.

Sebetulnya ada teknisi khusus yang bertugas di kantor DPRD, tapi kemarin yang bersangkutan tidak ada di tempat. Dari dalam lift, Minun menghubungi Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Surabaya Mutandar Rochman. Insiden itu kemudian dilaporkan ke dinas perumahan rakyat dan kawasan permukiman serta pertanahan (DPRKPP). Instansi tersebut mengirimkan teknisi.

Tapi, kedatangan para teknisi cukup lama. Mereka datang sekitar pukul 14.00. Selain petugas DPRKPP, datang juga petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya. Mereka bahu-membahu memberikan pertolongan. Akhirnya, pukul 14.53 mereka berhasil keluar. ’’Di dalam kami istighfar terus,’’ tutur Minun.

Politikus PKB itu meminta DPRKPP aktif melakukan perawatan lift di kantor dewan. ’’Perawatan harus diperhatikan agar insiden ini tidak terjadi lagi,’’ tegasnya. (jawapos) Editor : Ali Mustofa
#lift gedung dprd surabaya #dprd surabaya #anggota dewan terjebak lift #surabaya