RADAR KUDUS – Terong ungu atau terung berasal dari India dan Sri Lanka. Sayur yang memiliki nama latin Salonum melongena ini masih satu kerabat dengan leunca.
Sayur satu ini mudah ditemukan di Indonesia. Rasanya khas. Terong biasanya dijadikan lalapan, tumis, balado, hingga lodeh bersantan.
Selain enak, tak disangka terong ternyata memiliki segudang manfaat untuk kesehatan dan mencegah berbagai penyakit yang menyerang tubuh.
Dilansir dari Alodokter, terong memiliki banyak nutrisi dan mineral yang baik untuk tubuh seperti Karbohidrat, Serat, Lemak, Serat, Kalori, hingga Protein. Tak hanya itu terong juga mengandung Vitamin A, Vitamin C, Vitamin K, Asam Folat, Kalsium, Zat Besi, hingga Magnesium.
Baca Juga: Sering Dikira Brokoli, Ini 11 Khasiat Tersembunyi Kembang Kol yang Luar Biasa Untuk Kesehatan
Berikut 16 Manfaat Terong Ungu untuk Kesehatan
- Baik untuk Kesehatan Jantung
Kandungan flavonoid dalam terong bertindak sebagai antioksidan yang baik untuk kesehatan jantung.
Dilansir dari jurnal Comparative Study, dengan mengonsumsi terong mentah atau panggang pada hewan selama 30 hari dapat menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung.
- Menurunkan Tekanan Darah
Kandungan kalium pada terong mampu menstabilkan tekanan darah. Dengan rutin mengkonsumsi terong sesuai takaran akan mengurangi risiko hipertensi. Bila tekanan darah stabil maka kerja jantung tidak berat hingga akan mengurangi risiko penyakit jantung juga.
Baca Juga: Tak Hanya Enak, Buah Mangga Ternyata Punya 11 Khasiat untuk Kesehatan, Baik untuk Ibu Hamil
- Terong Mampu Melancarkan Sistem Pencernaan
Kandungan serat yang tinggi pada terong akan mengatasi masalah pencernaan seperti perut kembung hingga sembelit atau konstipasi. Kandungan serat itu pula akan melancarkan buang air besar hingga merangsang sekresi cairan lambung. Dengan begitu akan membantu penyerapan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh.
Manfaat lainnya yakni kandungan prebiotik dalam terong mampu meningkatkan jumlah bakteri baik di usus.
- Mencegah Penyakit Kanker
Kandungan polifenol dalam terong juga memiliki efek antikanker. Antosianin dan asam klorogenik mampu melindungi sel dari radikal bebas.
Dengan mengonsumsi terong maka akan meminimalisasi risiko terteka penyakit kanker dan tumor.
Antosianin dalam terong juga mampu mencegah terbentuknya tumor, mengurangi peradangan, hingga menecegah penyebaran sel kanker.
- Terong Mampu Menstabilkan Kadar Gula Darah
Kandungan serat yng tinggi pada terong mampu menurunkan gula darah dengan mengurangi laju penyerapan gula dalam darah.
Saat penyerapan melambat maka akan menjaga kadar gula darah tetap stabil dan mencegah lonjakan.
Tak hanya itu polifenol dalam terong juga dapat mengurangi penyerapan gula dan meningkatkan sekresi insulin yang mampu menurunkan gula darah.
Tak heran, terong cocok sekali untuk penderita diabetes.
- Meningkatkan Kesehatan Tulang
Kandungan Vitamin K, Potasium, Kalsium pada terong mampu meningkatkan kesehatan tulang. Ketiga kandungan itu akan membantu kepadatan tulang. Bila dikonsumsi secara rutin akan menurunkan risiko osteoporosis.
- Menurunkan Kolesterol
Kandungan nasunin yang tinggi pada terong mampu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.
Selain itu juga menurunkan risiko penyakit jantung, tekanan darah tinggi, hingga serangan jantung.
- Menurunkan Berat Badan
Kandungan serat yang tinggi pada terong cocok untuk menurunkan berat badan. Selain itu serat juga baik untuk melancarkan pencernaan. Dengan rutin mengonsumsi terong, berat badanmu akan turun. Selain itu terong akan mengurangi napsu makan dan membuat perutmu lebih kenyang. Tentu saja imbangi dengan pola makan sehat dan olahraga ya.
- Menjaga Kesehatan Otak
Kandungan nasunin dalam terong akan melindungi membran sel otak dari radikal bebas. Nasunin akan membantu proses distribusi gizi ke dalam sel. Sel sel yang terlindungi akan membuat otak sehat dan aman dari gangguan.
Nah nasunin ini ada kata kulit terong. Jadi baiknya mengonsumsi terong dengan kulitnya ya.
- Mencegah Peradangan
Terong juga memiliki kandungan zat antiradang. Tak heran terong mampu mencegah peradangan. Untuk itu konsumsi terong dengan takaran yang pas dapat membantu mencegah radang yang bisa menganggu antivitasmu.
- Melawan Radikal Bebas
Kandungan Vitamin C pada terong mampu melawan radikal bebas penyebab penyakit. Antioksidan pada terong juga mampu melwan radikal bebas yang dapat merusak sel-sel dalam tubuh, penyakit kronis, hingga penuaan dini.
Dengan rutin mengonsumi terong akan membuatmu sehat.
Baca Juga: BOCORAN Queen of Tears Episode 13 Hae In dan Hyun Woo Resmi Rujuk, Netizen Senyam-senyum!
- Terong Mampu Mengoptimalkan Kerja Otak
Kadungan Klaium, Natrium, hingga Vitamin B pada terong mampu membantu mencukupi kebutuhan nutrisi dalam tubuh sekaligus menjaga sistem saraf. Tak heran terong mampu mengoptimalkan kerja saraf.
- Meningkatkan Kesehatan Mata
Antioksidan berupa lutein dan zexanthin dalam tering akan melindungimu dari indra penglihatan. Selain itu juga membantu mencegah degenerasi makula karena usia yang menyebabkan hilangnya penglihatan.
- Mencegah Sembelit
Selain cocok untuk menurunkan berat badan, terong juga mampu mencegah sembelit atau susah buang air besar. Sebab kandungan serat pada terong membantu feses keluar lebih mudah.
Baca Juga: Meresahkan! Puluhan Anak Punk Ber-Sajam Hadang Hingga Rusak Truk di Blora, Begini Kronologinya
- Mencegah Cacat Lahir
Asam folat dalam terong mampu mencegah cacat lahir pada anak. Bagi ibu hamil disarankan untuk mengonsusmi terong agar asupan asma folat terpenuhi, sehingga mencegah kelainan janin.
- Membantu Mengobati Anemia
Terong memiliki kandungan zat besi dan tembaga yang membantu memproduksi dan mendistribusika sel darah merah, sehingga meningkatkan energi dan kadar hemoglobin. Dengan rutin mengonsumsi terong maka kamu akan terhindar dari penyakit anemia.
Inilah 16 manfaat terong bagi kesehatan. Kendati demikian, jangan berlebihan mengonsumi sayuran ini sebab terong juga bisa menyebabkan alergi, mengganggu penyerapan zat besi, menyebabkan keracunan (konsultasikan dengan dokter), hingga meningkatkan risko batu ginjal.
Tetap berkonsultasi dengan dokter untuk hasil yang sesuai. Selamat mencoba. Semoga bermanfaat.
Editor : Noor Syafaatul Udhma