KPK Bawa Dua Koper dan Salin Data Digital saat Periksa Bea Cukai Kudus

Ali Mustofa • Dipublikasikan Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:33 WIB
PENYELIDIKAN: Petugas KPK masuk ke kantor kantor Bea Cukai Kudus kemarin. (DIMAS LINANG JATI PRATONDO/RADAR KUDUS)
PENYELIDIKAN: Petugas KPK masuk ke kantor kantor Bea Cukai Kudus kemarin. (DIMAS LINANG JATI PRATONDO/RADAR KUDUS)

KUDUS – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa dua koper dari Kantor Bea Cukai Kudus setelah melakukan pemeriksaan selama sekitar delapan jam, Rabu.

Selain meminta keterangan sejumlah pihak, tim penyidik juga menyalin data digital dari kantor tersebut.

Pemeriksaan berlangsung sejak pukul 10.00 hingga 18.00 WIB. Salah satu pihak yang diperiksa adalah Kepala Bea Cukai Kudus Nur Rusydi.

Petugas Bea Cukai Kudus Riwuya Purnama membenarkan kedatangan tim KPK.

PENYELIDIKAN: Petugas KPK masuk ke kantor kantor Bea Cukai Kudus kemarin. (DIMAS LINANG JATI PRATONDO/RADAR KUDUS)
PENYELIDIKAN: Petugas KPK masuk ke kantor kantor Bea Cukai Kudus kemarin. (DIMAS LINANG JATI PRATONDO/RADAR KUDUS)

Namun, ia mengaku belum mengetahui secara terperinci perkara yang sedang ditangani maupun materi pemeriksaan yang dilakukan penyidik.

“Hari ini (kemarin, Red) kami kedatangan tim dari KPK. Terkait apa yang dibawa dan bagaimana bentuk pemeriksaannya, kami belum dapat menyampaikan,” ujarnya.

Riwuya menjelaskan, kegiatan pemeriksaan berlangsung secara tertutup.

Sejumlah pihak dimintai keterangan oleh penyidik, termasuk kepala kantor Bea Cukai Kudus.

Pada tahap awal, pemeriksaan dilakukan di ruang utama kepala kantor.

Dalam proses tersebut, tim KPK juga menyalin sejumlah data milik Bea Cukai Kudus dalam format berkas digital atau soft file.

Meski demikian, belum diketahui secara pasti jenis data yang disalin, cakupan informasi yang diambil, maupun kaitannya dengan perkara yang tengah diselidiki.

Selain menyalin data digital, penyidik KPK juga membawa dua koper saat meninggalkan kantor tersebut.

Riwuya tidak memberikan penjelasan mengenai isi koper maupun hubungannya dengan pemeriksaan yang berlangsung.

Mengenai jumlah personel KPK yang datang, Riwuya menyebut tim yang hadir cukup banyak.

Namun, pihaknya tidak melakukan penghitungan secara menyeluruh terhadap petugas yang berada di lokasi.

Menurut dia, tidak semua petugas mengenakan rompi KPK. Sebagian lainnya juga tidak memperkenalkan diri kepada pegawai setempat.

“Oh banyak, Mas. Kami tidak menghitungnya tadi, karena ada sebagian yang tidak memakai rompi. Mereka juga tidak memperkenalkan diri,” ungkapnya.

Riwuya menambahkan, pihak Bea Cukai Kudus tidak menerima pemberitahuan sebelumnya mengenai kedatangan tim penyidik.

Pemeriksaan tersebut berlangsung tanpa informasi awal yang diketahui pihak kantor.

Hingga pemeriksaan berakhir sekitar pukul 18.00 WIB, belum ada keterangan resmi dari KPK mengenai perkara yang sedang didalami melalui kegiatan tersebut.

Materi pemeriksaan terhadap Nur Rusydi dan sejumlah pihak lainnya juga belum disampaikan kepada publik.

Demikian pula tujuan penyalinan data digital serta isi dua koper yang dibawa penyidik belum diketahui secara pasti.

Keterangan resmi dari KPK masih dinantikan untuk menjelaskan lebih lanjut mengenai penggeledahan atau pemeriksaan di Kantor Bea Cukai Kudus tersebut. (dnl)

Editor : Ali Mustofa
data digital bea cukai kudus koper penyidik kpk