KUDUS – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Bea Cukai Kudus Nur Rusydi di kantornya, Rabu.
Tim penyidik tiba sekitar pukul 10.00 WIB dengan pengawalan tujuh personel kepolisian.
Kedatangan tim antirasuah tersebut menarik perhatian pegawai di lingkungan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Kudus.
Baca Juga: KPK Kembangkan Kasus Korupsi Bea Cukai, Delapan Tersangka Lama Jadi Sorotan
Sejumlah petugas yang mengenakan rompi bertuliskan KPK terlihat memasuki gedung untuk menjalankan pemeriksaan.
Aktivitas penyidik berlangsung hingga sore, bahkan belum berakhir sampai pukul 18.00 WIB.
Pada waktu tersebut, tim KPK masih berada di lokasi, sementara personel kepolisian tetap bersiaga di halaman kantor.
Pemeriksaan tidak hanya menyasar kepala kantor. Lima pegawai Bea Cukai Kudus juga terlihat memasuki ruang pemeriksaan di tengah kegiatan penyidikan.
Namun, hingga berita ini ditulis pada pukul 18.00 WIB, belum ada penjelasan resmi mengenai identitas maupun materi pemeriksaan terhadap kelima pegawai tersebut.
Kegiatan itu juga berdampak pada aktivitas salah seorang pegawai.
Ia disebut tidak dapat menjemput anaknya sepulang sekolah karena masih menjalani pemeriksaan di dalam ruangan. Anak tersebut akhirnya dijemput oleh pegawai lain.
Kepala Satuan Samapta Polres Kudus AKP Noor Alifi membenarkan adanya pengamanan di kantor Bea Cukai Kudus selama tim KPK melakukan kegiatan.
Menurut Alifi, personel kepolisian telah bersiaga sejak rombongan penyidik tiba pada pagi hari. Pengamanan tersebut berlangsung hingga malam.
“Pengamanan di kantor Bea Cukai Kudus dari pukul 10.00 tadi (kemarin, Red) sampai sekarang ini (tadi malam, Red). Ada tujuh personel yang diterjunkan,” ujar Alifi saat ditemui di lokasi.
Meski membenarkan adanya pengamanan, Alifi mengaku tidak mengetahui secara terperinci kegiatan yang dilakukan penyidik di dalam gedung.
Ia hanya memastikan bahwa personel kepolisian bertugas mengamankan lokasi selama tim KPK menjalankan pemeriksaan.
Di tengah berlangsungnya pemeriksaan di kantor Bea Cukai Kudus, beredar informasi mengenai kedatangan tim KPK ke dua lokasi perusahaan rokok di Kabupaten Kudus.
Informasi tersebut mencuat ketika penyidik masih melakukan kegiatan di kantor Bea Cukai. Namun, hingga berita ini disusun, identitas kedua perusahaan yang dikabarkan didatangi petugas belum terkonfirmasi.
Belum ada pula kepastian apakah kunjungan ke perusahaan tersebut berkaitan langsung dengan pemeriksaan terhadap Nur Rusydi dan lima pegawai Bea Cukai Kudus.
Hingga malam hari, KPK belum menyampaikan keterangan resmi mengenai perkara yang sedang ditangani maupun materi pemeriksaan di Kabupaten Kudus.
Pihak Bea Cukai Kudus juga belum memberikan penjelasan terkait kedatangan tim penyidik tersebut.
Dengan belum adanya keterangan resmi, tujuan pemeriksaan serta kaitan informasi mengenai kunjungan ke perusahaan rokok masih menunggu penjelasan lebih lanjut dari pihak berwenang. (dnl)
Editor : Ali Mustofa