KUDUS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus terus mematangkan rencana pembangunan sekaligus pengelolaan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sunan Muria.
Proyek fasilitas kesehatan tersebut diperkirakan membutuhkan nilai investasi sekitar Rp250 miliar.
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyampaikan bahwa saat ini sudah ada dua calon investor yang menunjukkan ketertarikan untuk ikut merealisasikan pembangunan RSUD Sunan Muria.
Kedua pihak tersebut masih berada dalam tahap pembahasan dan penjajakan bersama pemerintah daerah.
Sam’ani mengatakan, ketertarikan dari dua calon investor tersebut menjadi bagian dari proses awal untuk mencari pola pembiayaan dan pengelolaan yang sesuai dengan kebutuhan proyek.
Nilai investasi yang dibicarakan diperkirakan mendekati Rp250 miliar.
Namun, Pemkab Kudus belum menentukan pihak mana yang nantinya akan menjadi mitra dalam pembangunan rumah sakit tersebut.
Pemkab Kudus juga tengah mempertimbangkan sejumlah alternatif kerja sama dengan sektor swasta.
Salah satu opsi yang masuk dalam pembahasan adalah skema build operate transfer (BOT), selain kemungkinan bentuk kemitraan lainnya.
Dalam skema tersebut, apabila kerja sama dengan investor benar-benar terealisasi, pembiayaan pembangunan rumah sakit dapat ditanggung oleh pihak swasta sesuai kesepakatan dan ketentuan yang berlaku.
Meski demikian, Pemkab Kudus tetap membuka kemungkinan memperoleh dukungan dari pemerintah pusat.
Bantuan tersebut dapat menjadi salah satu alternatif untuk mendukung realisasi pembangunan RSUD Sunan Muria.
Sam’ani menegaskan bahwa pemerintah daerah masih mencari skema yang paling sesuai dengan regulasi sebelum menentukan langkah selanjutnya.
Kepala DPMPTSP Kudus Mohammad Fitriyanto menambahkan, dua calon investor yang menyatakan ketertarikan tersebut sebelumnya telah melakukan audiensi dengan Pemkab Kudus.
Namun, pertemuan tersebut belum berarti kerja sama telah ditetapkan.
Saat ini prosesnya masih berada pada tahap penjajakan untuk melihat kemungkinan bentuk kemitraan, pembiayaan, serta mekanisme pengelolaan rumah sakit.
Dengan demikian, rencana pembangunan RSUD Sunan Muria masih membutuhkan sejumlah tahapan sebelum masuk ke tahap kerja sama maupun pembangunan fisik.
Pemkab Kudus akan terlebih dahulu memastikan skema yang dipilih sesuai dengan regulasi dan kepentingan pelayanan kesehatan masyarakat. (san)
Editor : Ali Mustofa