KOTA - Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional mulai didorong melalui dukungan terhadap sektor pertanian di daerah. Di Kabupaten Kudus, DPC Partai Gerindra mengambil langkah konkret dengan mendorong peningkatan produktivitas petani melalui bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan).
Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Kudus, Sulistyo Utomo, menyebut keberhasilan mewujudkan swasembada pangan membutuhkan keterlibatan langsung berbagai pihak, terutama dalam memperkuat posisi petani sebagai pelaku utama produksi pangan.
Menurutnya, agenda swasembada pangan yang menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto tidak cukup hanya diterjemahkan dalam bentuk target produksi. Kebijakan tersebut harus diikuti dengan penguatan sarana produksi, teknologi pertanian, hingga peningkatan kesejahteraan petani.
“Yang paling penting adalah bagaimana kebijakan swasembada pangan benar-benar dirasakan petani. Mereka harus mendapatkan dukungan agar produktivitas meningkat dan hasil pertanian memberikan kesejahteraan,” ujar Sulistyo.
Ia menjelaskan, persoalan pertanian tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan lahan. Petani juga membutuhkan akses terhadap pupuk dan benih, jaringan irigasi yang memadai, pembiayaan, jaminan harga hasil panen, serta teknologi yang dapat mempercepat proses pengolahan lahan dan produksi.
Karena itu, mekanisasi pertanian dinilai menjadi salah satu bagian penting dalam meningkatkan efisiensi kerja petani. Penggunaan alsintan dapat membantu mempercepat pengolahan lahan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap tenaga kerja manual.
Sebagai bentuk dukungan konkret, DPC Partai Gerindra Kabupaten Kudus menginisiasi penyaluran berbagai jenis alsintan untuk mendukung aktivitas pertanian masyarakat.
Bantuan tersebut terdiri atas 16 unit traktor roda dua, enam unit traktor roda empat, tiga unit traktor roda crawler atau rotavator, sembilan unit pompa air berkapasitas enam inci, 16 unit pompa air tiga inci, serta satu unit combine harvester berukuran besar.
Sulistyo berharap bantuan tersebut tidak sekadar menambah sarana pertanian, tetapi mampu memberikan dampak langsung terhadap produktivitas dan efisiensi kerja petani di Kabupaten Kudus.
“Dengan dukungan teknologi dan sarana pertanian yang memadai, kami berharap petani semakin produktif, biaya produksi bisa ditekan, dan kesejahteraan mereka ikut meningkat. Ini bagian dari ikhtiar bersama untuk memperkuat ketahanan pangan,” tandasnya.
Editor : Admin