Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Ngeri, Aksi Perampokan di Kudus berujung Penganiayaan ke Korban, Begini Kronologinya

Ali Mustofa • Kamis, 28 Mei 2026 | 11:36 WIB
WASPADA: Polisi melakukan pemeriksaan di lokasi perampokan di Desa Loram Wetan. (GALIH ERLAMBANG W/Radar Kudus)
WASPADA: Polisi melakukan pemeriksaan di lokasi perampokan di Desa Loram Wetan. (GALIH ERLAMBANG W/Radar Kudus)

KUDUS - Seorang lansia Munzaenah, 73 warga Desa Loram Wetan RT 3/4 harus mengalami syok berat, Kamis (28/5) dini hari.

Ia menjadi korban perampokan dan mengalami tindakan kekerasan oleh pelaku.

Kejadian ini bermula, saat korban tertdur di rumahnya.

Sekitar pukul 03.00 WIB korban menghubungi anaknya Busthanul Arifin yang kebetulan rumahnya berada di dekat lokasi kejadian.

Peristiwa pencurian ini terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. 

Sang ibu mengabarkan kepada anaknya, bahwa ia telah menjadi korban perampokan pada Kamis dini hari.

Arifin kemudian mengecek ke lokasi seperempat jam kemudian. 

"Ibu saya mengalami syok setelah aksi perampokan tersebut," kata Arifin. 

Arifin menambahkan, aksi perampokan ini pelaku melancar aksinya masuk ke rumah melalui jendela samping.

Kondisi jendela rumah korban bagian depan dipasang teralis. Sementara jendela samping tidak dipasang teralis. 

Dengan mudah pelaku berhasil membobol jendela samping rumah tersebut.

Saat pelaku masuk ke rumah mengenakan helm yang ada di dalam rumah korban. 

Pelaku yang beraksi mengenakan helm tersebut kemudian masuk ke kamar korban.

Kemudian korban ditengkurapkan dan pelaku sempat memberikan ancaman. 

"Ibu saya dipukuli pelipis kanan mengalami lebam. Pelaku juga mengancam jangan cerita ke tetangga sekitar nanti kamu akan saya bunuh, " tiru Arifin perkataan pelaku. 

Ibunya mengalami kekerasan dan dipukul oleh pelaku hampir setengah jam. 

Sementara pelaku menggasak sejumlah perhiasan yang dipakai oleh korban.

Mulai dari kalung, cincin, gelang. Dari total berat emas sekitar 50 gram. 

"Ada HP ga diambil, pelaku tidak mengacak-ngacak almari," katanya. 

Usai pelaku melancarkan aksinya, ia keluar dari jendela samping rumah. Saat ini kasus ini tengah didalami oleh polisi. 

Korban saat ini menyerahkan kasus ini kepada polisi. Ia berharap kasus ini segera terungkap. (gal)

Editor : Ali Mustofa
#kekerasan #penganiayaan #Kudus #perampokan