Kebakaran Mendadak di Kudus, Lansia dan Putranya Tak Sempat Menyelamatkan Diri, Keduanya Ditemukan Tewas di Lokasi Berbeda

Ali Mustofa • Dipublikasikan Senin, 18 Mei 2026 | 14:57 WIB
DISELIDIKI: Tim Inafis menyelidiki terbakarnya rumah yang menewaskan dua lansia di Desa Getaspejaten, Jati, Kudus. (POLRES KUDUS UNTUK RADAR KUDUS)
DISELIDIKI: Tim Inafis menyelidiki terbakarnya rumah yang menewaskan dua lansia di Desa Getaspejaten, Jati, Kudus. (POLRES KUDUS UNTUK RADAR KUDUS)

KUDUS – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah di Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, pada Senin (18/5/2026) dini hari.

Peristiwa tragis tersebut menewaskan dua penghuni rumah yang diketahui merupakan ibu dan anak.

Kapolsek Jati AKP Noor Hadi Cahyo menjelaskan, insiden kebakaran terungkap sekitar pukul 01.00 WIB.

Kedua korban diketahui sebagai pemilik rumah, yakni Niti (82) dan putranya Sujono (68).

Sang ibu diketahui sudah lama sakit dan sehari-hari hanya terbaring di kamar.

“Korban ditemukan di dua lokasi berbeda, satu di kamar mandi dan satu lagi di kamar depan,” terang Hadi dalam keterangan tertulisnya.

Api baru diketahui warga ketika kondisinya sudah membesar dan melahap sebagian besar bangunan rumah.

Situasi tersebut membuat warga tidak sempat menyelamatkan kedua penghuni yang berada di dalam rumah.

Kasi Kedaruratan BPBD Kudus Ahmad Munaji menambahkan, kebakaran pertama kali diketahui oleh tetangga yang tinggal tepat di depan rumah korban.

Saat melihat kobaran api semakin besar, warga berupaya memadamkan api menggunakan alat seadanya seperti selang dan ember berisi air.

Sekitar 15 menit kemudian, satu unit mobil pemadam kebakaran dari Pemda bersama dua unit dari BPBD tiba di lokasi dan langsung melakukan proses pemadaman. Api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 01.30 WIB.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu dari kompor yang kemudian menyambar benda-benda mudah terbakar di dalam rumah.

Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Tim Inafis Polres Kudus juga diterjunkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Petugas mengidentifikasi korban, mendokumentasikan lokasi, serta mengumpulkan sejumlah barang bukti guna memastikan titik awal munculnya api.

Jenazah kedua korban telah dievakuasi ke RSUD Lukmono Hadi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kerugian material akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp75 juta.

Pihak kepolisian dan BPBD mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran di rumah.

Warga diminta memastikan instalasi listrik aman, tidak menggunakan sambungan listrik berlebihan, mematikan peralatan elektronik saat tidak digunakan, serta tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan.

Editor : Ali Mustofa
kebakaran meninggal kompor Kudus kepolisian