RADAR KUDUS - Seorang pendaki asal Kudus dilaporkan terjatuh ke jurang sedalam sekitar 40 meter saat mendaki Gunung Muria melalui jalur Argopiloso.
Beruntung, korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat setelah proses pencarian dan evakuasi oleh tim gabungan.
Peristiwa itu terjadi di jalur pendakian Argopiloso yang berada di Desa Japan, Kecamatan Dawe, Kudus.
Korban diketahui bernama Jonathan (20), warga Desa Bakalan Krapyak, Kecamatan Kaliwungu.
Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Kudus, Ahmad Munaji, menjelaskan korban mendaki bersama dua rekannya pada dini hari dengan tujuan menikmati matahari terbit di Puncak Argopiloso.
Mereka berangkat sekitar pukul 03.00 WIB menuju kawasan Rejenu sebelum melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju puncak.
Namun saat tiba di area tanjakan dekat Pos 4, Jonathan diduga mengalami kelelahan.
Kondisi jalur yang menanjak dan dipenuhi akar pohon membuat korban kehilangan konsentrasi hingga akhirnya terjatuh ke dalam jurang.
“Korban diduga kelelahan saat melewati tanjakan akar pohon sehingga hilang keseimbangan dan jatuh ke jurang sedalam kurang lebih 40 meter,” ujar Ahmad Munaji.
Dua rekan korban sempat memanggil Jonathan setelah kejadian dan masih mendapat respons dari bawah jurang.
Salah satu teman korban kemudian memilih tetap menemani dari atas lokasi jatuh, sementara satu lainnya turun menuju basecamp untuk meminta bantuan kepada warga dan petugas.
Setelah menerima laporan, tim gabungan dari BPBD Kudus bersama relawan dan warga langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian dan evakuasi.
Proses penyelamatan cukup sulit karena medan di jalur Argopiloso dikenal curam dan licin, terutama saat dini hari dan pagi hari ketika kondisi tanah lembap akibat kabut pegunungan.
Sekitar pukul 10.00 WIB, korban akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan sadar dan selamat.
Meski demikian, Jonathan mengalami patah tulang pada bagian kaki akibat benturan saat jatuh ke dasar jurang.
Petugas kemudian mengevakuasi korban menggunakan peralatan khusus sebelum dibawa menuju rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Gunung Muria sendiri dikenal sebagai salah satu destinasi pendakian favorit di wilayah Pantura Jawa Tengah.
Jalur Argopiloso cukup diminati pendaki karena menawarkan panorama sunrise dan pemandangan alam pegunungan yang indah.
Namun jalur tersebut juga memiliki sejumlah titik rawan yang menuntut kondisi fisik prima serta kewaspadaan tinggi.
BPBD Kudus mengimbau para pendaki agar mempersiapkan kondisi tubuh dengan baik sebelum melakukan pendakian, terutama untuk jalur tektok atau naik turun dalam satu hari yang cukup menguras stamina.
Pendaki juga diminta tidak memaksakan diri ketika mulai merasa lelah karena risiko kecelakaan di jalur pegunungan dapat meningkat akibat hilangnya konsentrasi dan kondisi medan yang ekstrem.
Editor : Mahendra Aditya