KUDUS – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kudus bersama Universitas Muria Kudus melaksanakan kegiatan simbolis penyerahan kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan kepada mahasiswa Program Pendampingan Kewirausahaan UMK pada Senin (11/5/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian acara Penerjunan Mahasiswa Program Pendampingan Kewirausahaan Universitas Muria Kudus.
Penyerahan kartu peserta dilakukan secara simbolis oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kudus, Dewi Mulya Sari bersama Rektor UMK, Prof.Dr.Ir. Darsono,M.Si.
Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Kudus, Ariya Dwi Rendra serta Kepala UPT Keterampilan dan MKU UMK, Rhoedy Setiawan.
Sebanyak 816 mahasiswa peserta Program Pendampingan Kewirausahaan UMK telah terdaftar dalam perlindungan BPJS Ketenagakerjaan melalui Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).
Perlindungan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan dan keamanan mahasiswa selama menjalankan aktivitas program kewirausahaan di lapangan.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kudus, Dewi Mulya Sari, menyampaikan bahwa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan penting diberikan kepada mahasiswa yang menjalankan aktivitas praktik maupun pendampingan di lapangan agar terlindungi dari risiko kerja yang dapat terjadi kapan saja.
“Melalui perlindungan BPJS Ketenagakerjaan ini, mahasiswa dapat menjalankan kegiatan pendampingan kewirausahaan dengan lebih aman dan nyaman. Kami berharap sinergi bersama Universitas Muria Kudus ini dapat terus berjalan untuk meningkatkan kesadaran pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sejak dini,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor UMK, Prof. Dr. Ir. Darsono, M.Si menyampaikan apresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan Kudus atas dukungan perlindungan yang diberikan kepada mahasiswa UMK.
Menurutnya, program tersebut menjadi bentuk nyata perhatian terhadap keselamatan mahasiswa selama menjalankan kegiatan pembelajaran dan pengabdian di masyarakat, khususnya dalam Program Pendampingan Kewirausahaan.
Kerja sama ini juga menunjukkan komitmen bersama dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih adaptif, aman, dan relevan dengan kebutuhan industri serta masyarakat.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperluas literasi jaminan sosial ketenagakerjaan di kalangan generasi muda, khususnya mahasiswa yang sedang mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.
BPJS Ketenagakerjaan Kudus menegaskan akan terus mendorong kolaborasi dengan perguruan tinggi dan mitra strategis lainnya agar perlindungan jaminan sosial semakin menjangkau lebih banyak pekerja dan calon pekerja di Indonesia. (*)
Editor : Ali Mustofa